PERTANIAN

Kementan: Harga Cabai Akan Segera Pulih

MONITOR, Jakarta – Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) , Agung Hendriadi mengatakan bahwa pihaknya memastikan bahwa kondisi harga cabai yang tinggi saat ini akan berangsur pulih di minggu ketiga.

Kepastian tersebut disebut Agung setelah pemerintah melakukan kontak konfirmasi dengan para petani di sejumlah sentra produksi, jelasnya dalam Kompas Bisnis, Rabu, 6 Januari 2021.

“Minggu ketiga bulan ini harga cabai kembali normal. Yang jelas sampai akhir Desember kemarin produksi kita memang aga sedikit berkurang dibandingkan bulan bulan sebelumnya. Tapi Januari kita sudah kembali normal,” katanya.

Langkah berikutnya, lanjut Agung, Kementan telah melakukan perluasan area tanam di sejumlah daerah. Bahkan, sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, penanaman dilakukan dengan menggunakan sentuhan teknologi.

“Kita akan melakukan penanaman cabai dengan teknologi. Kemudian kita akan mengembangkan areal tanaman baru untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Bahkan kami melakukan operasi pasar sebagai langkah memutus rantai pasok,” katanya.

Agung juga mengatakan bahwa Kementan terus menjalin koordinasi dengan beberapa pihak, termasuk Kementerian Perdagangan dan pihak lain yang bergerak di bidang pangan.

“Yang pasti kita harus koordinasi dengan semua sektor, apalagi tanggal 11 sampai 25 akan dilakukan PSBB ketat. Tentu semua ini harus kita persiapkan agar kebutuhan pangan dalam kondisi aman,” tegasnya.

Disamping itu, ada tiga faktor yang menyebabkan harga cabai di akhir akhir ini meningkat. Ketiga faktor itu masing-masing adalah faktor hari besar seperti perayaaan Natal dan Tahun Baru serta adanya faktor cuaca buruk yang disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan.

“Faktor yang terakahir adalah terganggunya distribusi akibat banjir baik yang dari pentani maupun dari sentra produksi. Kan kbanjiran itu bukan hanya di produksi saja yang terganggu, namun juga pada operasional distribusinya,” ujar Agung.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

20 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

2 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

2 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

2 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu