1.500 Aparat Gabungan Amankan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

"Yang tidak ikut melaksanakan sidang tidak boleh datang ke pengadilan. Apalagi ada massaā€¯

Situasi PN Jaksel saat Sidang Perdana Praperadilan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (Foto: Antara)

MONITOR, Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Kombes Pol Budi Sartono, mengungkapkan bahwa kurang lebih sebanyak 1.500 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan sidang gugatan praperadilan terkait penetapan tersangka dan penahanan Imam Besar Front Persatuan Islam (FPI) Rizieq Shihab yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Senin (4/1/2020).

Menurut Budi, ribuan personel gabungan itu terdiri dari TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Pengamanan Dalam (Pamdal) PN Jaksel.

“Kurang lebih ada 1.500 gabungan TNI, Polri, Satpol-PP, Damkar dan Pamdal,” ungkapnya kepada wartawan di PN Jaksel, Senin (4/1/2021).

Budi menjelaskan bahwa pengamanan itu dilakukan agar sidang praperadilan Rizieq Shihab berjalan dengan tertib. Selain itu, Budi menyebutkan, juga untuk mengantisipasi adanya massa yang tidak berkepentingan yang datang ke PN Jaksel terkait praperadilan tersebut.

“Jadi kami mengamankan kegiatan agar sidang praperadilan berjalan dengan tertib tidak ada gangguan, tidak ada kerumunan sehingga yang masuk ikut sidang yang memang berperkara,” ujarnya.

Budi juga menegaskan bahwa semua yang tidak berkepentingan dengan perkara tidak boleh masuk ke kompleks PN Jaksel.

“Yang tidak ikut melaksanakan sidang tidak boleh datang ke pengadilan. Apalagi ada massa,” katanya.

Sekadar informasi, sebelumnya PN Jaksel memang telah meminta pengamanan dari pihak kepolisian saat digelarnya sidang perdana praperadilan Rizieq Shihab pada Senin (4/1/2021) pagi ini.

Kepala Humas PN Jaksel, Suharno, mengungkapkan bahwa pengamanan dari polisi diperlukan guna memperlancar jalannya sidang apabila dipenuhi simpatisan Rizieq Shihab.

“Kami minta pengamanan pihak kepolisian. Kami tidak mau ambil risiko. Jadi jika ada hal-hal yang tidak kami inginkan, kami persiapkan,” ungkapnya.

Adapun sidang praperadilan Rizieq Shihab itu dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dipimpin oleh Hakim Tunggal Akhmad Sahyuti.