PERTANIAN

Program Kementan Tanam Model IP 400 Mulai Digalakkan di Mempawah Kalbar

MONITOR, Mempawah – Pemerintah Kabupaten Mempawah terus berupaya menggenjot hasil pertanian padi di sejumlah daerah, dengan menggalakkan Indeks Pertanaman (IP) 400, dimana petani tidak hanya dapat menanam dan panen 2 kali dalam setahun, namun hingga 3 kali,bahkan 4 kali setahun.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah, Gusti Basrun, menyampaikan sebagai salah satu daerah lumbung yang menjadi penyangga pertanian di Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah terus berupaya mendorong produksinya tetap maksimal.

“Kementerian Pertanian punya program IP 400, tetntunya kami harus mendorong suksesnya pelaksanaannya. Bahkan minggu lalu kami sudah laksanakan gerakan tanam padi perdana di kecamatan Toho,” sebutnya saat diwawancara hari Sabtu (26/12)

“Sekarang ini kita punya dua musim, musim rendeng dan musim gadu. Pemerintah juga menggalakkan (metode) IP 300, bahkan IP400 yang kita galakkan sekarang, dengan begitu kita bisa mendongkrak produksi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, secara kumulatif, terdapat 12,3 ribu hektar lebih lahan persawahan di Bumi Daranante yang sangat potensial untuk digarap. Pemerintah Daerah juga, kata Gusti, terus memberikan bantuan stimulus kepada para petani guna merangsang pertanian agar tetap eksis.

“Salah satu sektor yang dapat bertahan dalam kondisi Covid-19, secara konsisten adalah komoditas pertanian, mulai dari karet, kopi, sawit, dan tanaman pangan, posisinya 16 persen pertumbuhan di Indonesia,” katanya.

Adapun lokasi lahan yang dilakukan pencanangan tanami pad IP 400 saat itu ada di Desa Sepang. Dalam kesempatan itu, turut diberikan sejumlah beberapa bantuan stimulus, secara simbolis. Mulai dari benih padi, pupuk hayati cair, handpsrayer, dan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor.

“Bantuan yang kami berikan kemarin untuk memotivasi petani, yang kita kedepankan adalah padi, karena merupakan pangan utama di daerah kita, Mempawah ini salah satu lumbung pertanian di Kalbar, kita harus tetap semangat mendorong untuk tetap memproduksi dengan maksimal,” pungkasnya.

Terpisah Direktur Jenderal Tanaman Pangan menyambut baik respon positif aparat Dinas Pertanian di daerah dalam mendorong IP 400. “Bapak Mentan Syahrul Yasin Limpo selalu menekankan kita di sektor pertanian ni tetap berupaya, tetap berproduksi bahkan capaian tahun ini tebukti meningkat semua. Ini menunjukkan komitmen bersama yang dibangun selama ini telah sinergi dan saya berharap tahun depan antara Pusat dan daerah terus bisa satu visi dan misi untuk mendorong pertanian semakin baik,”tandas Suwandi.

Suwandi menuturkan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menargetkan pengembangan IP 400 seluas 10 ribu hektar di seluruh Kabupaten minimal 25 hektar per Kabupaten untuk dijadikan model dan di beberapa lokasi akan dikembangkan skala luasan 1.000 hektar. Kunci keberhasilan penerapan IP 400 antara lain persemaian di luar (sistem culik, dapog, tray) dengan penggunaan benih umur pendek, mekanisasi pra dan pascapanen 5 sampai 10 hari panen, olah lahan dan tanam, pupuk kimia dikurangi bertahap, penggunaan pupuk organik, kompos, limbah tanaman dan limbah ternak.

Selain itu, disebutkan Suwandi perlunya ketersediaan air sepanjang waktu walau jumlahnya terbatas di sawah melalui irigasi teknis, atau di lahan kering melalui pipanisasi ataupun pompa dari sumur/embung.

Recent Posts

Verifikasi Seleksi PPIH 2027 Tetap Berjalan, CAT Dilaksanakan Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

27 menit yang lalu

MagangHub Jadi Jembatan Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja

MONITOR, Bandung – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional…

3 jam yang lalu

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

24 jam yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

1 hari yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

1 hari yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

2 hari yang lalu