Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta/ dok: detik.com
MONITOR, Jakarta – Masuknya enam menteri baru di Kabinet Indonesia Maju diharapkan mampu mengatasi permasalahan di negeri ini. Mulai dari krisis ekonomi, politik, kebangsaan hingga adanya bencana nasional.
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta, menyambut baik kehadiran enam menteri baru hasil reshuffle ini. Ia pun memberikan selamat bekerja bagi mereka.
“Selamat bekerja kepada para menteri yang baru,” ucap Anis Matta, Rabu (23/12).
Anis memiliki harapan besar agar negara ini bisa melewati gelombang krisis yang begitu lama.
“Semoga masuknya ‘darah baru’ membuat kabinet kita menjadi kabinet krisis, tangguh belayar di musim badai, menghadang gelombang besar yang akan berlangsung lama. “Inilah semangat rekonsiliasi untuk konsolidasi bangsa,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo pagi ini resmi melantik enam menteri dan lima wakil menteri baru periode 2019-2024 hasil reshuffle, Rabu (23/12). Pelantikan ini digelar secara khidmat di Istana Negara pukul 09.30 hingga 10.10 WIB.
Adapun menteri baru yang dilantik, diantaranya Yaqut Cholil Khoumas sebagai Menteri Agama, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…
MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…
MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…
MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…