Sekretaris DPC Partai Demokrasi Iindonesia Perjuangan (PDIP) Kota Depok, Ikravani Hilman
MONITOR, Depok – Sekretaris DPC Partai Demokrasi Iindonesia Perjuangan (PDIP) Kota Depok, Ikravani Hilman, menyebut sikap untuk terus bersama di dalam Koalisi Depok Bangkit (KBD) akan diserahkan kepada partai masing-masing.
Ia mempersilakan mitra koalisinya itu untuk mengambil keputusan apakah akan tetap berada di barisan oposisi atau sebaliknya.
“Itu nanti akan kita serahkan kepada kebijakan politik partai masing-masing, walaupun tadi sudah saya sampaikan masih berharap bahwa 33 kursi ini masih terus bisa bergabung,” kata Ikravani saat ditemui di wilayah Beji, Kota Depok, Selasa (15/12) malam.
Namun demikian pria yang akrab disapa Ikra itu mengatakan, pihaknya akan menyikapi secara dinamis terkait kepemimpinan PKS nantinya di Pemerintah Kota Depok.
“Kalau itu bertentangan, kita cegah. Tetapi kalau itu baik, kita dorong. Tetapi saya pribadi, PDI Perjuangan secara politik pasti akan memainkan peran yang tetap kritis terhadap pemerintahan PKS,” ujarnya.
Untuk itu Ikra mengatakan, dirinya tidak dapat memastikan 33 anggota DPRD yang tergabung di KBD itu akan terus berkoalisi, lantaran dibutuhkan pembicaraan lebih lanjut.
“Saya tidak bisa klaim 33 kursi ini (akan terus bersama), karena belum ada pembicaraan ke hal itu. Tentu butuh pembicaraan lebih lanjut dengan partai-partai lain, yang khusus memang bicara soal politik parlemen di legislatif,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno, menyoroti pesatnya perkembangan teknologi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan langkah cepat Menteri Pertanian…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa program…
MONITOR, Jakarta - Deep Talk Indonesia menggelar diskusi publik bertajuk “Menguatkan Reformasi Polri Guna Mendukung…
MONITOR, Copenhagen – Pemerintah memperkuat sistem jaminan mutu dan keamanan pakan nasional guna melindungi peternak…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M…