Grace Natalie: Lebih Baik Dimusuhi, Daripada Pakai Rompi Oranye

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie/ dok: Instagram

MONITOR, Jakarta – Penolakan sikap PSI terkait kenaikan Rencana kinerja tahunan (RKT) dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, berujung pada sikap ketidaksukaan anggota dewan lainnya. Hal ini terbukti dari banyaknya anggota yang walk out saat pembacaan pandangan umum Fraksi PSI.

Meski dibenci banyak kalangan fraksi di DPRD Jakarta, Politikus PSI Grace Natalie mengaku tak masalah jika menuai pro kontra, bahkan dimusuhi rekan anggota dewan lainnya.

Menurut Grace, hal itu semata dalam rangka menjaga komitmen untuk mengawal uang rakyat.

“Kami juga sudah memutuskan tidak akan bersikap kompromistis dan jadi anak manis. Jadi kalau sikap kami kemudian membuat orang suka atau tidak suka, ya wajar saja,” ujar Grace membela DPW PSI Jakarta, Rabu (16/12).

Bahkan, Grace sangat bangga dengan sikap PSI Jakarta yang berani tegas menolak usulan kenaikan RKT itu. Ia meminta agar anggotanya tidak gentar dan terus berjuang mengawal uang rakyat.

“Lebih baik dimusuhi daripada tidur tak nyenyak, makan tak enak mengetahui uang rakyat dihambur-hamburkan, dipakai secara serampangan, apalagi masuk kantong pribadi. Lebih baik dimusuhi daripada pakai rompi oranye,” tukas Grace dengan satire.