Waketum Partai Gerindra Fadli Zon (dok: Twitter)
MONITOR, Jakarta – Hasil rekonstruksi penembakan aparat kepolisian terhadap enam anggota laskar FPI memunculkan sejumlah kejanggalan. Dugaan kejanggalan ini ditemukan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras).
Pertama, dari beberapa pernyataan yang diungkakan pihak kepolisian sangat kontradiktif dengan hasil rekonstruksi yang digelar. kejanggalan lainnya yakni polisi tidak mengundang pihak korban, dalam hal ini FPI, untuk mengawal kasus ini.
Politikus Gerindra Fadli Zon mengamini adanya kejanggalan kasus penembakan ini dari sejumlah narasi yang kerap berubah-ubah.
“Dari narasi yang berubah-ubah, jelas sekali kejanggalan pembunuhan 6 anggota FPI itu,” kata Fadli Zon mengamati perkembangan kasus penembakan anggora FPI ini, Selasa (15/12).
Ia pun meminta agar kejelasan pelaku penembakan dibuka terang-terangan.
“Sekarang sebaiknya dibuka siapa pelaku atau eksekutor penembakan. Jangan disembunyikan!” tandasnya.
MONITOR, Palu - Diskusi bertajuk Ngaji Regulasi digelar pada Rabu malam (07/01/2025) di Jalan Diponegoro,…
MONITOR, Palu – Diskusi Ngaji Budaya yang digelar pada Sabtu malam (10/01/2026) di Jalan Diponegoro,…
MONITOR, Jakarta - Setiap petugas haji bukan sekadar pelayan jemaah, melainkan representasi resmi negara di…
MONITOR, Cirebon - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menekankan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 35 lokasi Kampung Nelayan Merah…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini menerima kunjungan Alumni UIN Syarif Hidayatullah…