Pangdam Kasuari: Jangan Menyakiti Hati Rakyat

“Kalian harus berusaha untuk bisa membantu mengatasi kesulitan rakyat”

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, saat menyalami Satuan BKO Teritorial di di aula kantor BPSDM Papua Barat, Anday, Manokwari, Senin (14/12/2020). (Pendam XVIII/Kasuari)

MONITOR, Manokwari – Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, meminta kepada Satuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Teritorial Tahap II Gelombang IV TA 2020 di Wilayah Kodam XVIII/Kasuari untuk tidak menyakiti hati rakyat.

Hal itu diungkapkan oleh Cantiasa saat memberikan pembekalan kepada 341 orang Prajurit yang tergabung didalam Satuan BKO Teritorial Tahap II Gelombang IV TA 2020 di Wilayah Kodam XVIII/Kasuari di Aula kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Papua Barat, Anday, Manokwari, Senin (14/12/2020).

Cantiasa juga meminta kepada Satuan BKO itu untuk melaksanakan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah (pemda) setempat, Polri dan seluruh komponen lainnya.

“Jangan menyakiti hati rakyat, namun justru kalian harus berusaha untuk bisa membantu mengatasi kesulitan rakyat, dimana pun kalian bertugas. Jangan berbuat pelanggaran selama menjalankan penugasan dan jaga keamanan diri serta nama baik Kodam XVIII/Kasuari,” ungkapnya.

“Selamat datang di wilayah tugas Kodam XVIII/Kasuari di Provinsi Papua Barat. Saya berharap kepada seluruh personel satuan BKO yang telah menyiapkan diri secara fisik dan mental ini untuk melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas, sebagai suatu Kehormatan dan Kebanggaan dalam mengemban suatu tugas yang mulia,” ujar Cantiasa melanjutkan.

Cantiasa mengatakan, personel Satuan BKO Teritorial Gelombang IV Tahap II TA 2020 di wilayah Kodam XVIII/Kasuari itu berjumlah 351 orang. Mereka adalah para Prajurit yang berasal dari Kodam I/Bukit Barisan (77), Kodam II/Sriwijaya (66), Kodam VI/Mulawarman (55), Kodam XII/Tanjungpura (44), Kodam XII/Merdeka (44), dan dari Kodam XIV/Hasanuddin (55).

Keberadaan Satuan BKO Teritorial di Kodam XVIII/Kasuari itu merupakan kelanjutan dan rotasi dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam rangka percepatan pembangunan dan menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Kodam XVIII/Kasuari yang dilatarbelakangi oleh keterbatasan personel dan Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil).

Provinsi Papua Barat dihadapkan dengan kondisi wilayah yang sangat luas, sehingga dipandang perlu adanya pengembangan Satkowil yaitu Kodim dan Koramil persiapan baru di beberapa Kabupaten, dimana hal tersebut sebagai cikal bakal berdirinya Kodim dan Koramil Organik di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Cantiasa mengatakan, tugas pokok personel Satuan BKO Teritorial di wilayah Kodam XVIII/Kasuari itu adalah melaksanakan tugas pembinaan kewilayahan dan Pembinaan Teritorial sesuai dengan UU TNI Nomor 34 tahun 2004, yakni menjalankan tugas-tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dengan selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat dan Pemerintah daerah.

“Adapun secara khusus tugas pokok kalian, antara lain jalin komunikasi yang intensif dan selalu berkoordinasi dengan Kepala Suku atau tokoh adat setempat tentang Rekrutmen Prajurit Putra-Putri Asli Daerah, melakukan komunikasi sosial yang positif dan memberikan wawasan kebangsaan dengan segenap elemen masyarakat wilayah binaan teritorial, menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan dan memberdayakan masyarakat sebagai pendukung guna memantapkan terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, disamping juga aktif dalam mencari, memantau dan melaporkan kemungkinan timbulnya ancaman, bencana alam, kerawanan dan kerusuhan sosial lainnya di wilayah binaan,” katanya.

Selanjutnya, Cantiasa menyampaikan, kepada Satuan BKO Teritorial yang ada saat ini, sebelum diberangkatkan menuju ke daerah penugasan masing-masing, para personel Satuan BKO Teritorial ini akan diberikan berbagai materi pengetahuan di dalam pembekalan penugasan yang berlangsung sejak 14 hingga 20 Desember 2020 mendatang.

Pada kesempatan itu, Cantiasa juga kembali mengingatkan tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

“Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, saya harapkan kepada para personel Satgas BKO Teritorial dan siapapun yang terlibat di dalam kegiatan pembekalan ini agar memperhatikan dan menerapkan secara disiplin protokol kesehatan didalam pelaksanaan kegiatan untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19,” ungkapnya.