Kepala Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief (net)
MONITOR, Jakarta – Politikus Demokrat Andi Arief kembali menyoroti fenomena kasus yang membelit Habib Rizieq Shihab. Pasalnya, imam besar Front Pembela Islam itu sudah resmi ditahan polisi.
Melihat fenomena ini, Andi merasa pemerintah era Jokowi melakukan tindakan seperti era Soeharto. Kedua pemerintahan ini terlihat sangat memburu kelompok oposisi. Namun bedanya, Soeharto dulu menghindari konflik permusuhan antara masyarakat.
“Dulu Pak Harto memburu oposisi tapi menghindari permusuhan hotizontal antar masyarakat. Saat ini terjadi kedua-duanya,” kata Andi Arief, Senin (14/12).
Kepala Bappilu DPP Demokrat ini menekankan seharusnya Presiden Jokowi memahami sosiologi masyarakat saat ini. Bukan hanya memecahkan persoalan semata-mata dari kacamata bisnis.
“Presiden itu harus belajar dan mengerti sosiologi masyarakat. Bukan hanya mengerti bisnis. Mengerti bisnis itu hanya untung rugi dan. Mengerti sosiologi itu keseimbangan,” pungkas Andi Arief memberikan saran.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…
MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…
MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…