MONITOR, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, mengungkapkan bahwa perjuangannya dan FPI akan terus berjalan meskipun kini ia telah jadi tersangka dan ditahan oleh Polda Metro Jaya.
Selain itu, Rizieq juga menyerukan agar diskriminasi penegakan hukum dihentikan sekarang ini juga.
“Ahlan wa sahlan. Allahu Akbar. Perjuangan jalan terus. Stop diskriminasi hukum,” ungkapnya saat tiba di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12/2020) dini hari.
Seperti diketahui, Rizieq Shihab telah menjadi tersangka kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dan penghasutan.
Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya, Rizieq pun resmi ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan kasus yang menjeratnya.
“Selama 20 hari ke depan terhitung 12 Desember 2020 hingga 31 Desember 2020. Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Narkoba,” ungkap Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, dalam konferensi pers, Jakarta, Minggu (13/12/2020) dini hari.
MONITOR, Assisi - Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana melalui…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah tengah melakukan pembahasan teknis mengenai usulan insentif bagi kendaraan hybrid. Menteri…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Anugerah Tata Kelola Informasi Publik Tahun 2026 di…
MONITOR, Jakarta - Pelayanan haji dan umrah bukan sekadar urusan administrasi, melainkan tanggung jawab besar…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak seluruh elemen serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) untuk…