Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta
MONITOR, Jakarta – Rencana pemberian calling visa bagi Israel patut ditimbang kembali. Anggota DPR RI Komisi I Sukamta keberatan jika pemerintah mengabulkan calling visa kepada Israel.
Pasalnya, kata Sukamta, Israel merupakan negara penjajah yang hingga kini masih menjajah negara Palestina. Apabila calling visa itu dikabulkan, Sukamta khawatir Israel semakin brutal.
“Saya kira pemerintah perlu berhati-hati untuk memberikan calling visa bagi Israel, karena Israel ini kalau diajak damai malah semakin brutal terhadap warga Palestina yang dijajah,” kata Sukamta dalam rapat komisi di kompleks DPR, Senayan.
“Dan tolong Indonesia ini jangan berkompromi,” tegas politikus PKS ini.
Sukamta mengatakan sesuai amanat konstitusi, bangsa Indonesia harus bersikap tegas dan terus konsisten menghapuskan penjajahan diatas dunia, dan membela negara yang masih dijajah.
“Satu-satunya negara yang terjajah adalah Palestina dengan penjajah Israel,” pungkas Sukamta.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia…
PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR…
Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…