Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai tersangka pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 pada saat acara pesta pernikahan putrinya beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengungkapkan bahwa pada Selasa (8/12/2020) pihaknya telah melaksanakan gelar perkara tentang dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan dan pelanggaran pasal 160 KUHP di kerumunan pernikahan putri Rizieq Shihab, dan hasilnya ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Yang pertama, sebagai penyelenggara, saudara MRS (Muhammad Rizieq Shihab) sendiri diperkarakan di pasal 160 dan pasal 216,” ungkapnya saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12/2020).
Kemudian yang kedua, lanjut Yusri, ketua panitia berinisial HU, yang ketiga sekretaris panitia berinisial A, yang keempat penanggung jawab acara bidang keamanan berinisial MS.
“Yang kelima saudara SL, untuk penanggung jawab acaranya. Dan saudara HI, sebagai kepala seksi acara,” ujarnya.
Yusri menegaskan bahwa keenam orang tersebut ditingkatkan statusnya dari saksi menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan.
MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…
MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan…
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…