BERITA

Klarifikasi Habib Rizieq soal Kematian Enam Laskar FPI di Tol Cikampek

MONITOR, Jakarta – Sebagai orang yang berada langsung dalam insiden di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Habib Rizieq akhirnya angkat bicara. Pentolan ormas Front Pembela Islam (FPI) ini mengungkapkan, apa yang dialaminya ketika insiden terjadi hingga menewaskan enam orang laskar FPI yang mengawalnya.

Dalam ungkapannya yang rekamannya beredar luas di media sosial, Habib Rizieq mengungkapkan, kalau pada saat kejadian, dirinya dan keluarga, juga para laskar FPI, tidak ada satupun yang mengira kalau yang mengejar, memepet, dan mengganggu rombongannya adalah dari kepolisian.

“Sama sekali kami tidak pernah menduga, apalagi kami menuduh. Yang kami tahu mereka adalah orang-orang jahat yang ingin mencelakakan kami dan jumlah mereka bukan satu dua tiga mobil, tapi banyak sekali,” ungkapnya.

Menurutnya, mobil-mobil itu silih berganti berupaya untuk bisa sampai ke mobil Habib Hanif yang berada persis di belakang mobilnya, dan bahkan berusaha untuk mencapai mobilnya yang berada paling depan dalam rombongan.

“Tapi dengan gagah luar biasa, para syuhada kita, laskar-laskar pengawal yang ada di belakang ini ada tiga mobil. Mereka dengan begitu luar biasa mengendalikan situasi dan kondisi sehingga arah penjahat tadi tidak satupun yang berhasil untuk mencapai kami,” ujarnya.

Rizieq juga menepis kabar terkait tudingan bahwa para laskar membawa atau memiliki senjata saat mengawal dirinya beserta keluarga.

“Pengawal-pengawal ini adalah pengawal biasa, pengawal keluarga. Saya ada empat mobil, semua isinya keluarga, anak, mantu, cucu-cucu kami semua ikut. Ada tiga masih bayi, masih minum air susu ibu. Masih ada yang dibawah empat tahun. Kami semua sekeluarga,” sambungnya.

Lanjut Rizieq, apa yang dilakukan para laskar untuk mengawalnya sudah benar, bagaimana mereka mengusir satu per satu mobil-mobil tersebut sehingga tidak berhasil masuk ke dalam rombongan, yang bisa membahayakan kami,” pungkasnya.

Recent Posts

Komisi IX DPR Soroti 6 Ribu Bayi Meninggal Tiap Tahun

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…

41 menit yang lalu

Soroti Praktik TPPO Berkedok Perjalanan Wisata, Legislator Desak Pemerintah Perbarui Strategi Pencegahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…

45 menit yang lalu

Marak Kecelakaan Kapal, Puan Soroti Minimnya Faktor Keamanan Transportasi Laut

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi…

47 menit yang lalu

DeepTalk Indonesia: Kasus Hukum Febrie Adriansyah Momentum Reformasi Kejaksaan

MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…

2 jam yang lalu

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

3 jam yang lalu

Bibit Kelapa Unggul Natuna Kian Diminati, Karantina Kepri Kawal Pengiriman 80.000 Butir ke Bintan

MONITOR, Natuna - Potensi kelapa unggul asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menarik minat pelaku…

4 jam yang lalu