Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Habiburokhman/ dok: google
MONITOR, Jakarta – Meninggalnya enam orang pasukan pengawal Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, di jalan tol Cikampek menuai sorotan publik. Dari pihak FPI menyatakan, rombongan Rizieq dihadang di jalan tol saat hendak menghadiri sebuah acara pengajian.
Sementara versi kepolisian, tim pengawal Rizieq disebut menggunakan senjata tajam untuk melawan polisi.
Untuk mencari kebenaran ini, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Habiburrokhman mendesak agar dibuatkan tim investigasi independen dalam mengungkap kasus penembakan ini.
“Harus dibentuk tim investigasi independen khusus terkait penembakan di tol Cikampek,” kata Habiburrokhman, Senin (7/12).
“Pengusutan harus berjalan transparan tanpa adanya intervensi dari pihak manapun,” tambahnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Komisi…
MONITOR, Jakarta - QUTB GLOBAL Indonesia mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia dan penyelenggara konser Andrea Bocelli…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Indonesia Skills Competition (InaSkills) tahun 2026 di…
MONITOR, Surabaya – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong peningkatan…