BUMN

Peringati Hari Bakti PU Ke-75, Jasa Marga Komitmen Tanam 22.000 Pohon

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan kelompok usahanya (Jasa Marga Group) turut memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum Ke-75 dengan berkomitmen untuk menanam hingga 22.000 pohon di wilayah operasional jalan tol Jasa Marga se-Indonesia selama satu tahun ke depan .

Secara simbolis, penanaman pohon tersebut berlangsung serentak hari ini, Sabtu (05/12), pada kegiatan penanaman pohon pada area infrastruktur berkelanjutan di berbagai daerah di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dilangsungkan secara virtual. Sejumlah kelompok usaha Jasa Marga Group turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan dalam berpartisipasi pada peringatan Hari Bakti PUPR, Jasa Marga berkomitmen untuk menanam 22.191 pohon dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Sejak akhir November 2020 hingga hari ini, Jasa Marga mencatat sejumlah anak usaha Jasa Marga Group telah berpartisipasi menanam pohon yang masih akan dilanjutkan hingga akhir tahun 2021.

“Pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, dipilih karena termasuk pohon pelindung yang memiliki daya resapan air cukup tinggi serta potensial untuk dibudidayakan. Diantaranya adalah seperti mahoni, sengon, kaliandra, trembesi, kersen, tabebuya, ketapang, jati, mangrove, ketapang, flamboyan, bougenville dan masih banyak jenis lainnya,” tambahnya.

Heru menambahkan, kegiatan penanaman pohon yang diinisiasi oleh Kementerian PUPR ini sejalan dengan fokus implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga yang dikaitkan dengan Sustainability Development Goals (SDG’s).

TJSL Jasa Marga berbasis pada mitigasi dampak risiko proses bisnis perusahaan. Penanaman pohon di jalan tol tidak hanya untuk estetika lingkungan, tetapi memiliki manfaat dari aspek ekologi, aspek keselamatan dan kenyamanan. Ini merupakan wujud nyata untuk mengurangi dampak lingkungan dari adanya pembangunan dan pengoperasian jalan tol.

“Penanaman pohon akan mengurangi pencemaran udara, menyerap kebisingan, mencegah erosi, meningkatkan serapan air, pemecah angin untuk mengurangi efek hempasan angin pada pengendara, penghalang silau dari kendaraan yang berlawanan arah, penahan benturan untuk menghindari fatalitas jika terjadi kecelakaan hingga menjaga keseimbangan sistem ekologi,” tutup Heru.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

3 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

12 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

14 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

14 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

16 jam yang lalu