Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, Jimly Asshiddiqie/ dok: Republika
MONITOR, Jakarta – Kasus pembunuhan satu keluarga dan pembakaran sejumlah rumah warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu tampaknya membuat warga trauma.
Berdasarkan keterangan aparat desa, tidak ada warga yang kembali ke rumah mereka setelah peristiwa pembunuhan itu terjadi. Bahkan, mereka memilih untuk mengungsi selama beberapa hari di desa terdekat.
Merespon kejadian ini, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) tidak menolerir perbuatan biadab tersebut hingga menyebabkan trauma di kalangan masyarakat.
“Pengurus ICMI juga mengecam kekerasan dan pembunuhan di Sulteng tersebut,” kata Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie, dalam keterangannya.
Dengan tegas, Jimly meminta agar segala bentuk tindak kekerasan apapun harus dibasmi dari negeri ini.
“Atas nama dan alasan apapun, tindak kekerasan dan pembunuhan adalah kebiadaban yang harus dibasmi dari bumi nusantara. Ini pembunuhan, bukan cuma kekerasan,” sambungnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa struktur APBN Indonesia dirancang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil.…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (Kementerian IMIPAS) mengumumkan seleksi terbuka untuk jabatan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara langsung membahas perkembangan situasi domestik dan global terkini…