POLITIK

Fahri Desak Hentikan Monopoli, Bukan Kegiatan Nelayan Kecil

MONITOR, Jakarta – Politikus senior Fahri Hamzah menekankan temuan utama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan terhadap Menteri KKP, Edhy Prabowo, bersama rombongannya yakni monopoli cargo.

Dalam kasus ekspor benih lobster, ia meminta kelompok nelayan dan masyarakat yang paling rentan diperhatikan, jangan sampai menjadi korban dari kebijakan yang tidak tepat.

“Temuan KPK RI sesuai konpers kemarin kan lebih kepada monopoli cargo, tidak selayaknya nelayan yang jadi korban,” ujar Fahri Hamzah dalam keterangannya, Kamis (26/11).

“Kebijakan negara harus menimbang kelompok yang paling rentan dan rawan. Harusnya monopoli yang dihentikan bukan kegiatan nelayan kecil,” tambahnya.

Terkait penangkapan Edhy, Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini mendukung penuh langkah-langkah KPK terhadap persoalan kasus korupsi, termasuk mempertimbangkan asas praduga tak bersalah.

“Kita ini, kan, mendukung kinerja lembaga negara yang profesional. KKP dipercaya ada profesionalisme. KPK sebagai lembaga hukum, ya, profesional. Kita ingin dengan asas praduga tak bersalah semua akan diproses,” tukas Fahri.

Recent Posts

Trump Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz, Sebut Iran Lakukan “Pemerasan Dunia”

MONITOR, Washington D.C – Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, secara resmi menginstruksikan Angkatan Laut…

5 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat TKDN dan Ekosistem Kendaraan Listrik Roda Dua-Tiga

MONITOR, Cikarang – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat struktur industri otomotif nasional sebagai bagian dari strategi…

6 jam yang lalu

Fahri Hamzah: Hadapi Disrupsi Global, Pemimpin Harus Percaya Diri dan Bangun Narasi Persatuan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menegaskan pentingnya…

6 jam yang lalu

Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang Hingga Fasilitas di Sejumlah Ruas Tol Jakarta–Jabar Rusak

MONITOR, Jakarta — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jakarta dan…

14 jam yang lalu

Dari Sektor Ekstraktif ke Agro-Maritim: Prof Rokhmin dan Gubernur Sherly Gagas Arah Masa Depan Maluku Utara berbasis Ekonomi Biru

MONITOR, Ternate - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly…

18 jam yang lalu

Inovasi Lingkungan Pertamina Patra Niaga Diklaim Mampu Tekan Emisi hingga 45,6 Persen

MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui unit…

20 jam yang lalu