Nikita Mirzani Senang Masuk Neraka, Buya Yahya: Imannya Telah Hilang

“Kalau ada seorang hamba yang berkata semacam itu, maka dia telah mengalami kecelakaan besar”

Pengasuh Ponpes Al-Bahjah, Buya Yahya. (Tangkapan layar dari kanal Youtube Al-Bahjah TV)

MONITOR, Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya, menilai bahwa orang yang menyepelekan surga dan neraka adalah orang yang telah kehilangan imannya.

Hal itu disampaikan Buya Yahya saat menjawab pertanyaan salah satu santri yang menanyakan tentang bagaimana pandangan Buya Yahya jika ada seseorang yang mengaku tidak masalah dan justru senang masuk ke neraka.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa jika memang ada orang Islam mengucapkan hal seperti itu, maka orang tersebut telah mendapatkan sebuah bencana besar. Menurut Buya Yahya, sebagai sesama uma Islam seharusnya kita tidak terima dan merasa sedih.

Adapun hukum dalam Islam, Buya Yahya menyebut, jika ada orang Islam mengucapkan kalimat yang merendahkan surga dan neraka, maka akan menjadikan orang tersebut keluar dari imannya.

“Kalau ada seorang hamba yang berkata semacam itu, maka dia telah mengalami kecelakaan besar, kita harus sedih, dia mendapatkan musibah, imannya telah hilang,” ungkapnya seperti dikutip dari kanal Youtube Al-Bahjah TV, Jakarta, Selasa (23/11/2020).

Buya Yahya menyampaikan, Allah SWT akan memudahkan hambanya sesuai dengan keinginannya. Menurut Buya Yahya, jikalau orang tersebut menginginkan dan ahli surga, maka akan dimudahkan Allah SWT untuk meniti jalan ke surga, tapi jika sebaliknya, maka akan dimudahkan oleh Allah SWT meniti jalan ke neraka.

“Segera tarik kebiasaan jelek ini, jangan sampai terus berlanjut dengan merendahkan neraka dan surga dengan kalimat seperti itu. Sebab apa? Sebab tanda-tanda ahli neraka yang seperti itu,” ujarnya.

“Apalagi jika mengatakan sudah tidak terobsesi lagi dengan surga, wah ini bahaya banget, siapa pun yang punya perilaku dan ungkapan semacam itu, artinya dia akan dimudahkan menuju neraka kalau memang tempatnya adalah di neraka, naudzubillah,” kata Buya Yahya melanjutkan.

Buya Yahya menilai, orang yang mengucapkan seperti sangat berbahaya sekali karena sudah tidak percaya dengan hari pembalasan. Sebab, Buya Yahya menjelaskan, siapa pun kalau sudah menganggap neraka bukan sesuatu yang menakutkan dan tidak menganggap ada murka Allah SWT disitu, maka orang tersebut tidak akan menghindar dari setiap dosa.

“Semua dosa akan dilakukannya, kenapa? wong dia tidak takut neraka kok, bagi dia apa pun yang dilakukannya, dia tidak peduli dengan hari pembalasan, naudzubillah, maka manusia jenis ini adalah manusia yang paling berbahaya,” ungkapnya.

Buya Yahya menuturkan, orang-orang di sekitar orang yang mengucapkan hal itu akan merasa tidak tenang dan was-was karena yang bersangkutan sudah menganggap neraka adalah hal yang sepele dan bisa melakukan apa saja.

“Anda mau jual beli dengan orang ini, oh dia bisa saja menipu Anda, kenapa? wong dia gak peduli kok, menipu bikin masuk neraka, dia gak peduli, wong teman saya banyak di sana (neraka),” ujarnya.

“Urusan yang lainnya? culas, bohong, mengambil haknya orang lain, zinah dan segala macem bisa saja dilakukan, kenapa? karena dia sudah tidak peduli dengan neraka, bahaya sekali manusia semacam itu,” kata Buya Yahya melanjutkan.

Kendati demikian, Buya Yahya tetap meminta untuk mendoakan jika memang ada orang yang seperti itu, agar diberikan hidayah dan kesadaran karena bahaya sekali pemikiran seperti itu dan bisa menular.

“Apalagi jika ini dilakukan oleh seorang tokoh atau orang yang punya ketenaran, mempengaruhi itu, kebawa semuanya, naudzubillah bisa membuat orang lain lebih banyak tersesat,” ungkapnya.

Selain itu, Buya Yahya juga turut mengingatkan kepada siapa pun, jangan dekat-dekat dan berurusan dengan orang seperti itu.

“Dia punya racun yang membahayakan, dia sudah tidak takut dengan neraka dan gak ada remnya, kalau dia punya kekuasaan dia akan habisin semuanya demi kesenangannya, nggak takut hitungan surga dan neraka, itu manusia berbahaya,” tutup Buya Yahya.

Seperti diketahui, publik figur Nikita Mirzani kembali melontarkan pernyataan yang kontroversial. Nikita Mirzani mengaku tidak masalah dan justru senang jika masuk ke neraka.

Hal itu disampaikan Nikita Mirzani saat dirinya sedang melakukan tayangan langsung melalui media sosial Instagram pada Senin (23/11/2020).