POLITIK

FPI Tak Pernah Prediksi Penjemput Habib Rizieq Jumlahnya Membeludak

MONITOR, Jakarta – Kerumunan massa yang timbul dari kegiatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, rupanya tidak pernah diprediksi oleh kalangan petinggi FPI.

Ketua DPP FPI, Slamet Maarif, menyatakan pihaknya juga kaget mendapati puluhan ribu jamaah antusias menyambut Habib Rizieq saat dikabarkan pulang dari Arab Saudi.

“Kita tidak pernah menduga, termasuk jumlah massa saat penjemputan imam besar Habib Rizieq. Antusias umat begitu besar ingin melepas kerinduan dengan imam-nya,” ujar Slamet Maarif.

Ia menegaskan, pihak FPI tidak pernah mengundang atau mengimbau jamaah untuk ramai-ramai menyambut kedatangan sang habib ke Tanah Air.

“Tanpa kita undang, mereka berbondong-bondong (datang), ditambah pernyataan dari Menkopolhukam yang membolehkan penjemputan,” jelasnya.

Namun, untuk mengantisipasi keributan di lapangan, pihaknya akhirnya memutuskan untuk mengerahkan laskar supaya jamaah tertib. Selain itu, ia mengungkapkan aparat keamanan (kepolisian) juga membantu secara persuasif dan humanis.

Recent Posts

Presiden Prabowo: Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…

12 jam yang lalu

Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Domestik dan Turunnya Kepercayaan Investor

MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…

13 jam yang lalu

Firman Soebagyo: Pemberantasan Korupsi Harus Beri Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…

15 jam yang lalu

Kinerja Bank Indonesia Harus Diukur dari Dampaknya bagi Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…

16 jam yang lalu

Prabowo Serahkan Pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern kepada TNI

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…

16 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Mulai 19 Mei, Kuota 30 Ribu Peserta

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…

18 jam yang lalu