Anggota Komisi I DPR Fadli Zon
MONITOR, Jakarta – Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, mengakui dibalik upaya pencopotan baliho dan spanduk bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, oleh pasukan berbaju loreng merupakan perintahnya.
Dudung mengatakan dirinya telah memberikan instruksi kepada anak buahnya untuk menurunkan semua baliho di sejumlah wilayah DKI Jakarta, yang memuat gambar Rizieq.
“Kalau ada yang melihat baju loreng mencopot atau menurunkan baliho ataupun spanduk Habib Rizieq, itu anak buah saya. Dan semua dilakukan atas perintah saya,” ungkapnya saat apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11).
Menanggapi pencopotan baliho ini, Politikus Gerindra Fadli Zon mempertanyakan urusan Pangdam Jaya didalamnya. Bahkan, menurut Fadli Zon, Pangdam Jaya tidak memiliki kewenangan dan tupoksi terkait hal ini.
“Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan dan tupoksi TNI,” kritik Fadli Zon sembari bertanya, Jumat (20/11) kemarin.
Eks Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini mengingatkan, jangan sampai Kodam Jaya ikut terseret arus politik dalam masalah tersebut.
“Sebaiknya jangan semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lagi ‘dwifungsi ABRI’ imbangi ‘dwifungsi polisi’,” tandasnya mengingatkan.
MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…
MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…
MONITOR, Jakarta - Ratusan warga Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan…
Oleh: Maria UlfaDosen Sastra Inggris, Fakultas Adab & HumanioraUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…
MONITOR, Semarang - Kafilah Provinsi Kalimantan Timur kembali meraih gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an…