Anggota Komisi VI DPR sekaligus Wasekjen DPP Gerindra Andre Rosiade (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Penurunan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab di sejumlah titik lokasi di ibukota menuai sorotan. Apalagi, instruksi yang dikeluarkan langsung oleh Pangdam Jaya terkait pencopotan baliho, dinilai telah melukai nilai-nilai dasar kelahiran TNI.
Terkait persepsi ini, Politikus Gerindra Andre Rosiade mengatakan dirinya juga tidak terima apabila nama baik TNI tercederai gara-gara insiden penurunan baliho itu.
“Rakyat Indonesia mencintai TNI. Kami tidak Rela Marwah TNI turun karena urusan baliho,” kata Andre Rosiade, Sabtu (21/11).
Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat ini mengatakan, apabila ada pelanggaran hukum terkait kasus baliho, adalah urusan aparat kepolisian.
“Urusan Baliho itu urusan Satpol PP. Kalopun ada pelanggaran hukum itu urusan kepolisian, bukan TNI. TNI adalah Tentara Rakyat. Mari bersama kita jaga NKRI untuk tetap Jaya,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari menjadi momentum bagi…
MONITOR, Jakarta - Selamat Hari Pers Nasional 2026! Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026…
MONITOR, Sumatera Barat - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Klinik UMKM Minang…
MONITOR, Depok - Akademisi dan peneliti hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Fathudin…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan harga sapi hidup setelah adanya laporan di lapangan yang…
MONITOR, Jakarta - Di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif dan berbasis inovasi, pelindungan Kekayaan…