BERITA

Dinilai Sudah Tak Efektif, Anies Disarankan Cabut Status PSBB

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disarankan untuk mencabut status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Ibukota. Pasalnya pelaksanaan PSBB dinilai sudah tidak berjalan efektif.

Adalah tokoh muda Betawi, Muhidin Muchtar, yang menilai kalau masyarakat Jakarta sepertinya sudah jenuh dengan adanya pemberlakuan PSBB tersebut.

“Banyak contoh ketika masyarakat dinilai sudah jenuh dengan PSBB, diantaranya masyarakat sudah tidak lagi memperdulikan jaga jarak. Banyak masyarakat yang mengadakan acara mengundang massa banyak dan berkeremun. Ini jelas jadi bukti kalau masyakat sudah jenuh dan tidak lagi peduli dengan PSBB,” ujar Muhidin kepada MONITOR.

Pengamat Ibukota ini pun menyebut dengan dicabutnya PSBB, Anies pun tak bisa disalahkan ketika ada atau terjadi kerumunan massa.

“Gara-gara ada kerumunan massa, kejadian yang terjadi sekarang kan, malah Anies yang disalahkan. Panilain saya, seharusnya masyarakat yang peka dan paham bahwa pemberlakukan PSBB masih berlaku dan berkerumun itu masih dilarang,” terangnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan, di beberapa daerah dengan adanya pilkada serentak berimbas juga pada longgarnya penerapan protokol kesehatan.

“Jadi saran saya cabut saja PSBB, yang penting tekankan kepada masyarakat pentingnya pola 3 M, dari anjuran menjadi keharusan dan selanjutnya menjadi nilai-nilai yang hidup dan berkembang di masyarakat,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

28 menit yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

3 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

16 jam yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

19 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

20 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

23 jam yang lalu