POLITIK

Fadli Zon Sebut Pemanggilan Anies Sangat Tak Wajar

MONITOR, Jakarta – Pemanggilan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya menuai sorotan dari Politikus Gerindra Fadli Zon.

Senada dengan pernyataan Politikus Demokrat Andi Arief, Fadli Zon juga menyebut pemanggilan Anies hari ini di Mapolda Metro Jaya sangat tidak wajar.

“Sungguh tak wajar dan menabrak tatanan. Menunjukkan memang kita sudah makin jauh dari demokrasi,” kritik Fadli Zon, Selasa (17/11).

Ia menduga pemanggilan tersebut merupakan upaya untuk mempermalukan Anies, sehingga aparat kepolisian diminta untuk belajar lebih cermat.

“Kalau maksudnya hendak “mempermalukan” Gubernur Anies Baswedan, belajarlah, bahwa sebaliknya langkah pemanggilan itu akan jadi iklan politik gratis primetime,” tukas eks Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu.

Recent Posts

Kabar Duka, Ketua Umum PP Fatayat NU Ning Margaret Aliyatul Maimunah Wafat

MONITOR, Jakarta - Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama. Ketua Umum Pimpinan Pusat…

3 jam yang lalu

Indonesia Gabung Board of Peace, Palestina Bentuk Kantor Penghubung Khusus

MONITOR, Jakarta - Indonesia telah bergabung dalam Board of Peace sebagai bagian dari komitmen mendukung…

4 jam yang lalu

Eskalasi Timur Tengah Berdampak pada Rute Umrah, Pemerintah Siaga

MONITOR, Jakarta - Eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan…

6 jam yang lalu

Klarifikasi Zakat, Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Permohonan Maaf

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang…

9 jam yang lalu

Pantau Tebing Tinggi, Mendag Pastikan Harga Telur dan Bapok Stabil

MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan aktivitas perdagangan, khususnya pada ritel modern dan…

10 jam yang lalu

DEMA UIN Jakarta Gelar Aksi Simbolis, Desak Reformasi Total Institusi Polri

MONITOR, Ciputat - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar aksi simbolis bertajuk…

13 jam yang lalu