Calon Walikota Depok nomor urut 1 Pradi Supriatna
MONITOR, Depok – Calon Walikota Depok nomor urut 1 Pradi Supriatna menyebut, program Rp500 ribu per kartu keluarga (KK) terdampak pandemi virus Corona sengaja digagas di dalam visi dan misi untuk menjamin bahwa tidak ada warganya yang kelaparan.
Pasalnya, menurut Pradi pandemi virus Corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini, belum diketahui pasti kapan berakhirnya. Sedangkan, kebutuhan hidup warga masyarakat terus berjalan.
Pradi mengatakan, bagi warga masyarakat yang memiliki penghasilan tetap, kemungkinan tidak terlalu berdampak terhadap ekonominya. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap, sangat berdampak serius terkait perekonomiannya.
“Nah..ini menjadi perhatian serius bagi pasangan kami, Pradi-Afifah. Jangan sampai masyarakat saya tidak makan, apalagi sampai kelaparan,” kata Pradi saat ditemui di wilayah Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Senin (16/11) malam.
Untuk itu Pradi mengatakan, apabila pasangannya terpilih menjadi Wali dan Wakil Walikota Depok periode 2021-2026, dirinya akan segera merealisasikan program Rp500 ribu per KK tersebut.
“Ini kami pastikan, kami akan berikan bantuan tersebut. Kalau dibilang dananya, ada. Kalau kurang kita minta sama provinsi. Masih kurang, kita minta ke pusat. Jika perlu saya akan minta bantuan ke pak Presiden.”
“(Insha Allah akan terwujud) tunggu tanda tangan (Walikota) saya berlaku,” pungkasnya.
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…
MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…
MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…
MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…