Kasdam Kasuari Minta Tak Ada Rotasi dalam Satuan Pengamanan VVIP

“Orang-orang inilah nantinya yang akan kita siapkan untuk melakukan tugas-tugas Pengamanan VVIP”

Yonif 761/KA saat melakukan Latihan Pengamanan VVIP di markasnya, Warmare, Manokwari, Papua Barat, Selasa (10/11/2020). (Pendam XVIII/Kasuari)

MONITOR, Manokwari – Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Ferry Zein, selaku Wakil Komandan Latihan didampingi Asintel dan Asops Kasdam XVIII/Kasuari, Danpomdam dan Kapaldam XVIII/Kasuari meninjau Latihan Pengamanan VVIP oleh Yonif 761/Kibibor Akinting (KA) di Markas batalyonnya di Warmare, Manokwari, Papua Barat, Selasa (10/11/2020).

Usai meninjau pelaksanaan latihan yang akan digelar selama empat hari itu, yakni Selasa (10/11/2020) hingga Jumat (13/11/2020), Ferry pun memberikan arahan kepada para Prajurit Yonif 761/KA yang juga diikuti oleh Danyonif dan para Perwira Batalyon, termasuk Pelatih yang berasal dari satuan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Dalam arahannya, Ferry mengungkapkan bahwa Latihan Pengamanan VVIP itu digelar, mengingat Pengamanan VVIP tersebut merupakan salah satu tugas Kodam dan Pangdam XVIII/Kasuari sebagai Pangkoops dalam pengamanan VVIP.

Untuk itu, menurut Ferry, Kodam harus menyiapkan satuan-satuan jajarannya yang akan terlibat dari Pengamanan VVIP, yang selanjutnya dilatih agar siap dalam mengemban tugas menghadapi kunjungan yang sebenarnya atau menghadapi tugas-tugas Pengamanan VVIP.

“Hari ini saya datang ke sini untuk melihat kesiapan anggota yang sedang berlatih, diawali dari drill teknis yang dilaksanakan ini dan mungkin besok dilanjutkan dengan drill taktis dan seterusnya hingga hari Jumat (13/11/2020) mendatang. Saya lihat semangat kalian dalam melaksanakan latihan cukup bagus, hal ini agar dipertahankan. Orang-orang inilah nantinya yang akan kita siapkan untuk melakukan tugas-tugas Pengamanan VVIP,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Kepada Danyonif 761/KA, Ferry berpesan agar selama pelaksanakan latihan, personel yang terlibat di dalamnya supaya tetap dan jangan dirotasi atau diganti-ganti untuk mengikuti kegiatan lainnya, agar personel yang terlibat tersebut dapat benar-benar paham dan siap untuk melaksanakan tugas Pengamanan VVIP apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Jadi orang-orang yang melaksanakan latihan ini jangan ditukar-tukar atau diganti. Mereka inilah yang nantinya akan kita siapkan untuk tugas Pengamanan VVIP,” ujarnya.

Terkait dengan harapannya untuk Satuan Tempur Infanteri itu, Ferry menginginkan agar ke depan Yonif 761/KA menjadi semakin bagus dan semakin siap dalam menyongsong penugasan menjaga keamanan wilayah Papua Barat. 

“Harapan saya tentunya satuan Yonif 761/KA ini semakin lama semakin bagus dan semakin siap di dalam menghadapi tugas-tugas mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Kodam XVIII/Kasuari. Terlebih lagi Batalyon ini adalah Batalyon Pemukul Kodam (PMK), satuan yang diandalkan oleh Kodam. Merekalah yang akan kita siapkan,” katanya.

Sekadar informasi, tujuan latihan Pengamanan VVIP ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Prajurit Kodam XVIII/Kasuari agar memiliki kemampuan dan andal dalam melaksanakan tugas Pengamanan VVIP.