MONITOR, Makassar – Hari Jadi atau Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar yang ke 413, jatuh pada hari ini, Senin, 9 November 2020. Calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo, berharap, perkembangan pembangunan infrastruktur berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga di usia ke 413 ini, yang terpenting rakyatnya makin sejahtera,” kata None – sapaan akrab Irman Yasin Limpo, Senin, 9 November 2020.
Adik bungkus Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ini menjelaskan percuma membangun gedung tinggi, jalan bertingkat, kalau di sekitarnya masih banyak rumah kumuh. Rakyat masih lapar, kesehatan mereka belum terjamin, dan pelayanan administrasi belum bisa mereka akses dengan mudah.
“Adaptasi baru menuju gerbang investasi dan pariwisata. Semoga muaranya adalah peningkatan kesejahteraan rakyat. Paling tidak, kalau tidak bisa meningkatkan kesejahteraannya, jangan bebani rakyat” ujarnya.
Makassar yang inklusif, tumbuh dan berkembang, lanjut kandidat nomor urut 4 ini, menjadi cita-cita seluruh masyarakat Kota Makassar. Oleh karenanya None berharap, di usia yang ke 413 tahun ini, pemerintah dan semua stakeholder terkait, melakukan terobosan dan inovasi untuk mewujudkan hal tersebut.
“Di hari jadi Kota Makassar yang ke 413 ini, yang terpenting jaga imunitas kita, untuk mewujudkan Kota Makassar yang inklusif, tumbuh, dan berkembang lebih maju dan modern serta menjadi penopang pertumbuhan ekonomi makro,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta — Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah serangan militer Israel ke…
Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan pemerintah sedang menyiapkan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengelolaan produksi dan pasokan ayam ras nasional sebagai…
MONITOR, Lumajang – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Lumajang menyampaikan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai mundurnya Aipda Vicky Aristo Katiandagho dari institusi…