MEGAPOLITAN

Gerindra Depok Soroti Ketidak Mampuan Pemkot Era Mohammad Idris Bangun Madrasah

MONITOR, Depok – Politisi Partai Gerindra Kota Depok, Turiman menyoroti perkembangan pendidikan di era kepemimpinan Walikota Mohammad Idris.

Dia menilai Idris tidak miliki keberanian dan tak mampu melobi Kemenag sehingga Depok tak pernah membangun sekolah madrasah.

Padahal, menurutnya selain penduduk Depok mayoritas muslim, jargon Depok kota religius juga selalu didengungkan.

Karena itu, Turiman yang juga sebagai anggota DPRD Depok Komisi D prihatin hingga saat ini Depok belum mampu membangun Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

Bahkan, sebut Turiman, tak hanya MAN, Pemkot Depok juga tak mampu membangun sekolah madrasah. sementara satu-satunya MTsN yang ada adalah peninggalan Kabupaten Bogor.

“Kalau dari kami Komisi D sudah mengusulkan. Tinggal bagaimana kita berani atau tidak menyediakan lahan. Sementara untuk anggaran sebenarnya ada di Kemenag. Kita hanya menyediakan lahan,” kata Turiman, Rabu (04/11).

Turiman mengatakan, memang miris, Kota Depok dengan tagline Unggul, Nyaman dan Religius ternyata belum memiliki sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Bahkan juga belum memiliki sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri. Saat ini cuma baru ada satu sekolah Madarsah Tsanawiyah (MTs) Negeri.

“Saat ini baru cuma ada satu MTs Negeri. Semestinya sebagai Depok Kota Relijius, minim-minimnya ada satu MAN, satu Mts Negeri dan satu MI negeri,” ujar Turiman.

Menurut Turiman, memang cukup rumit melaksanakan birokrasi terkait pembangunan sekolah madrasah karena menyangkut aturan yang digariskan Kemendagri sebagai induk Pemkot Depok dengan Kemenag.

“Permasalahannya cuma teknis saja, karena masalah peraturan kementerian masing-masing. Madrasah itu pembangunannya kewenangan Kemenag.”

“Saya yakin kalau bang Pradi (Supriatna) terpilih bisa mewujudkan itu. Bang Pradi punya keberanian dan kemampuan melobi,” pungkasnya.

Recent Posts

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

1 jam yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

15 jam yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…

16 jam yang lalu

Kementan-BUMN Tegaskan Hilirisasi Ayam di Bone untuk Peternak Rakyat

MONITOR, Makassar - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama BUMN pangan mempertegas komitmen pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di…

19 jam yang lalu

Pelayanan Haji 2026 Dinilai Melompat Jauh, Amirul Hajj Apresiasi Kinerja Kemenhaj

MONITOR, Mina — Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, menilai penyelenggaraan ibadah…

1 hari yang lalu