BERITA

Anies Sebut Penanganan Banjir Sukses, Jika Penuhi Dua Indikator ini

MONITOR, Jakarta – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta fokus dalam penanganan banjir. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, penanganan banjir di Ibukota bisa dikatakan sukses apabila memenuhi dua indikator.

Pertama, apabila tidak ada korban jiwa akibat musibah banjir yang terjadi setiap tahun. Indikator kedua, yakni genangan yang timbul akibat tingginya curah hujan dapat segera surut dalam waktu tertentu.

“Kita bisa dikatakan sukses dalam mengatasi banjir, jika dua indikator tersebut bisa dipenuhi. Satu tidak ada korban, semua warga selamat. Dua, genangan harus surut dalam 6 jam. Ini bila curah hujan di atas kapasitas sistem drainase kita Sehingga fenomena banjir yang terjadi tahunan tidak sampai menganggu aktivitas masyarakat Jakarta,” ujar Anies Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/11).

Menyoal drainase, orang nomor satu di Ibukota Jakarta ini mengatakan, sistem drainase di Jakarta kapasitas maksimalnya rata-rata 100 milimeter per hari. Sehingga tidak ada alasan DKI Jakarta banjir dengan intensitas curah hujan di atas.

“Karena itu bila hujan lokal dibawah 100 milimeter, seharusnya tidak terjadi banjir,” tegasnya.

Namun hal tersebut kata Anies, bukan berarti ada toleransi apabila curah hujan di atas 100 milimeter boleh terjadi banjir. Justru penanganan banjir harus maksimal agar bisa surut dalam waktu cepat.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

4 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

17 jam yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

21 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

21 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

1 hari yang lalu