Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Herman Khaeron (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Diangkatnya salah satu pendukung Presiden Joko Widodo menjadi komisaris BUMN mendapat sorotan dari partai Demokrat. Masuknya nama influencer Kristia Budiyarto, atau Kang Dede, ini diharapkan bisa dipertimbangkan ulang.
Ya, Dede belum lama ini diangkat oleh Menteri BUMN Erick Tohir sebagai Komisaris Independen PT Pelni (Persero).
Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengaku sangat keberatan atas keputusan Erick tersebut. Ia menegaskan, seharusnya BUMN diisi oleh kalangan profesional.
“Sebaiknya pertimbangkan profesionalitasnya karena BUMN adalah penyumbang fiskal bagi negara,” imbuh Herman Khaeron, dalam keterangannya, Rabu (4/11).
Herman mengingatkan BUMN haris tetap dijaga dari kepentingan politik kelompok manapun.
“BUMN sebagai lembaga bisnis milik negara juga harus dijauhkan dari kepentingan politik sekelompok golongan,” tukasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah berkolaborasi dengan Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah terus…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perdagangan membuka gerai (booth) Indonesia Design Development Center (IDDC) 2026 di…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i mengapresiasi pesantren Kilat Ramadan, bagi Pramuka…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggelar “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara”. Acara ini berlangsung…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia akan mengajukan permintaan penangguhan konsesi atau kewajiban lainnya yang ditujukan…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menilai rencana kesepakatan persetujuan…