MEGAPOLITAN

Pilwalkot 2020, Warga Depok Diajak Pilih Pemimpin yang Mampu Berinovasi

MONITOR, Depok – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi PAN, Hasbullah Rahmad menyoroti sejumlah permasalahan di Kota Depok yang hingga kini belum teratasi dengan baik.

Pertama, Hasbullah menyoroti kemacetan yang terjadi di Kota Depok, yang setiap harinya masih dirasakan masyarakat.

“Problem Depok yang pertama dari dulu sampai sekarang, yang belum teratasi adalah Kemacetan. Macet itu dari Senin ke hari Senin,” katanya seusai menghadiri konsolidasi partai koalisi pengusung calon wali dan wakil wali kota Depok nomor urut satu Pradi Supriatna-Afifah Alia, di Gedung Telorindo, Sawangan, Depok, Sabtu (31/10).

Kemudian, jelas Hasbullah, adalah banjir. Menurutnya, Kota Depok jika dilanda hujan dengan intensitas tinggi, maka sejumlah ruas jalan termasuk wilayah Margonda mengalami banjir.

“Kalau hujan lebat Depok ini banjir. Jadi terlihat betul bahwa sistem drainasenya belum terkoneksi antara primer, sekunder dan tersier,” jelasnya.

Selanjutnya, adalah terkait sampah. Menurut Hasbullah, tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung saat ini telah over load (melebihi kapasitas).

Namun Hasbullah mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait permasalahan tersebut. Sebab, Pemprov Jawa Barat akan membantu Kota Depok menangani sampah melalui TPA regional di Nambo.

“Kalau itu bisa operasional 2021, Nambo akan jadi TPA Depok dan tidak lagi menjadi problem,” jelasnya.

Sedangkan, untuk permasalahan yang terakhir menurut Hasbullah adalah konsepsi pembangunan Kota Depok yang tidak inovatif.

Untuk itu Hasbullah mengatakan, jika Depok ingin maju dan mampu membawa perubahan maka harus dipimpin oleh pemimpin yang berani melakukan inovasi dan terobosan.

“Kita berharap, ke depan Depok ini dipimpin oleh pemimpin yang berani melakukan inovasi dan terobosan (Pradi-Afifah). Karena (Depok) diuntungkan secara geografis,” ujarnya.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

11 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

15 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

16 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

21 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

21 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

22 jam yang lalu