Komedian Ernest Prakasa. Foto: JPNN.com
MONITOR, Jakarta – Sineas sekaligus Komedian Ernest Prakasa mengingatkan semua elemen masyarakat agar berhati-hati dalam melontarkan pendapat di ruang publik. Terlebih, apabila pendapat yang disampaikan berisi kritik dan pandangan yang berseberangan.
Bahkan, sebagai figur publik, Ernest mengaku masih takut apabila mengemukaan pendapatnya di media sosial.
“Kalau takut (berpendapat) enggak, tapi lebih berhati-hati mengemukakan pendapat. Kadang-kadang ketika kita beropini di media sosial kita agak takut dilaporkan,” kata Ernest Prakasa, belum lama ini di program Mata Najwa.
Ia menyadari, ruang berpendapat di negeri ini diperbolehkan. Akan tetapi ada aturan-aturan yang harus diterapkan dan pengintaian dalam ruang jejaring media sosial.
“Kebebasan berpendapat secara formal diizinkan, tapi realita formatnya macem-macem mulai dari cyber-army melakukan doxing tapi kita enggak tahu siapa yang melakukan teror-teror ini,” terangnya.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…
MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…
MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…
MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…