Komedian Ernest Prakasa. Foto: JPNN.com
MONITOR, Jakarta – Sineas sekaligus Komedian Ernest Prakasa mengingatkan semua elemen masyarakat agar berhati-hati dalam melontarkan pendapat di ruang publik. Terlebih, apabila pendapat yang disampaikan berisi kritik dan pandangan yang berseberangan.
Bahkan, sebagai figur publik, Ernest mengaku masih takut apabila mengemukaan pendapatnya di media sosial.
“Kalau takut (berpendapat) enggak, tapi lebih berhati-hati mengemukakan pendapat. Kadang-kadang ketika kita beropini di media sosial kita agak takut dilaporkan,” kata Ernest Prakasa, belum lama ini di program Mata Najwa.
Ia menyadari, ruang berpendapat di negeri ini diperbolehkan. Akan tetapi ada aturan-aturan yang harus diterapkan dan pengintaian dalam ruang jejaring media sosial.
“Kebebasan berpendapat secara formal diizinkan, tapi realita formatnya macem-macem mulai dari cyber-army melakukan doxing tapi kita enggak tahu siapa yang melakukan teror-teror ini,” terangnya.
MONITOR, Gunungkidul — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat dukungan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul, Daerah…
MONITOR, Ciputat — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperoleh kepastian hukum dalam pelaksanaan Keputusan Menteri Agama…
MONITOR, Pandeglang - Sebanyak 275 mahasiswa baru STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang mendapat tiga…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. menerima Aquaculture Lifetime Achievement…
MONITOR, Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat pendampingan bagi pengusaha…
MONITOR, Jakarta - Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi…