KALIMANTAN

Yonif 642 Terima Satu Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan RI-Malaysia

MONITOR, Sanggau – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas menerima satu pucuk senjata api rakitan jenis Boumen dari Ramses, warga Dusun Pareh, Desa Semunying Jaya, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (27/10/2020).

Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa, mengungkapkan bahwa penyerahan senjata itu karena sudah terjalinnya hubungan yang sangat baik antara anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas dengan warga masyarakat yang berada di sekitar Pos Kumba Semunying.

Menurut Mustofa, hal itu juga sebagai bukti kedekatan anggota Satgas Yonif 642/Kapuas dengan warga perbatasan yang merupakan hasil dari kegiatan teritorial yang setiap hari gencar dilakukan.

“Kami akan terus berusaha memelihara kepercayaan yang telah diberikan masyarakat, kami akan berbuat yang terbaik untuk Negara serta membantu kesulitan masyarakat di perbatasan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima MONITOR, Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Sementara itu, penyerahan senjata rakitan tersebut terjadi di Pos Kumba Semunying yang langsung diserahkan oleh Ramses ditemani satu orang saudaranya kepada anggota Satgas Yonif 642/Kapuas.

“Senjata ini saya serahkan kepada Pos TNI yang telah tulus menjaga serta membantu kesulitan masyarakat disini,” ujar Ramses kepada Letda Inf Rosi selaku Danpos Kumba Semunying.

Ramses mengatakan bahwa senjata itu biasa digunakan untuk berburu dan sebagai alat perlindungan diri.

“Saya sudah meninggalkan kebiasaan berburu dan saya percaya bahwa kondisi perbatasan sekarang sudah aman dengan adanya TNI, sehingga saya rasa tidak perlu lagi menyimpan senjata ini,” katanya.

Sementara Danpos Kumba Semunying, Letda Inf Rosi, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan warga masyarakat khususnya Ramses kepada anggota Satgas Yonif 642/Kapuas.

“Kami (Satgas) merasa terhormat atas kepercayaan masyarakat kepada kami, semoga hubungan baik antara Satgas dapat terjaga dan semakin kuat,” ungkapnya.

Recent Posts

Dari Sektor Ekstraktif ke Agro-Maritim: Prof Rokhmin dan Gubernur Sherly Gagas Arah Masa Depan Maluku Utara berbasis Ekonomi Biru

MONITOR, Ternate - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly…

3 jam yang lalu

Inovasi Lingkungan Pertamina Patra Niaga Diklaim Mampu Tekan Emisi hingga 45,6 Persen

MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui unit…

5 jam yang lalu

Silatnas & Pengaosan IKTASA ke-100 Perkokoh Peran Alumni dalam Membangun Bangsa

MONITOR, Jakarta - Ikatan Alumni Assalafie–Assalafiat (IKTASA) menggelar Silaturrahim Nasional (Silatnas), Pengaosan ke-100, serta pengukuhan…

6 jam yang lalu

Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp184 Triliun

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perdagangan mencatat capaian positif Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 yang berhasil…

6 jam yang lalu

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional, STS Kalbut Jadi Urat Nadi Distribusi LPG Indonesia

MONITOR, Surabaya — Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penyediaan dan…

15 jam yang lalu

Kemenperin Sosialisasikan Permenperin 2/2026 Perkuat Tata Kelola Lingkungan Kawasan Industri

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat upaya menciptakan iklim investasi industri yang kondusif, efisien,…

15 jam yang lalu