BERITA

Kejar Pembangunan Waduk, Kadis SDA Optimis Banjir Jakarta Bisa Diatasi

MONITOR, Jakarta – Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Juaini Yusuf, tampak begitu percaya diri jika penanganan banjir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dapat tertangani. Bukan tanpa alasan, ia menjelaskan anggaran untuk menuntaskan pengerjaan dua waduk di wilayah Jaksel sudah disetujui DPRD DKI dalam pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) DKI 2020.

Juani menambahkan, saat ini ada dua waduk di Jaksel yang pengerjaannya bisa dituntaskan dalam tahun ini, dua waduk tersebut adalah Waduk Rawa Lindung dan Waduk Jagakarsa.

“Alhamdulilah usulan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan dua waduk tersebut ditahun ini disetujui DPRD DKI,” ungkap Juaini kepada MONITOR.

Menurut Juaini, anggaran yang diusulkan untuk pembangunan dua waduk tersebut masing-masing Rp 11 miliar untuk Waduk Rawa Lindung dan Rp 1,9 miliar untuk waduk Jagakarsa.

“Anggaran Rp 11 miliar untuk Waduk Rawa Lindung akan diantaranya akan digunakan untuk pembebasan lahan yang tinggal 4000 m2. Sedangkan anggaran Rp 1,9 untuk Waduk Jagakarsa akan digunakan untuk membuar saluran air keluar waduk,” jelasnya.

Dengan target selesai tahun ini, keberadaan dua waduk tersebut diharapkan bisa mengurangi banjir di kawasan Jaksel saat musim penghujan.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI yang juga kordinator Komisi D, membenarkan usulan anggaran pembangunan waduk di APBD DKI disepakati dewan.

“Tidak hanya yang di wilayah Jaksel, yang di Jakarta Timur (Jaktim) dan di wilayah lainnya juga kami sepakati usulannya. Karena pembangunan waduk ini merupakan program prioritas Pemprov DKI dalam mengatasi banjir di Jakarta,” imbuhnya.

Bahkan Taufik berharap, di sisa waktu penghujung tahun ini, semua pengerjaan yang berhubungan dengan penanganan banjir bisa diselesaikan sesuai target waktu yang sudah ditetapkan.

“Apalagi masuk program prioritas, jadi tidak ada alasan untuk menunda-nunda menggunakan anggaran yang memang sudah kita sepakati bersama,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

10 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

12 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

1 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

1 hari yang lalu