PEMERINTAHAN

Menpan RB Sebut Kedisiplinan PNS Salah Satu Kunci Tanggulangi Covid-19

MONITOR, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, mengungkapkan bahwa kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan salah satu kunci penanggulangan Covid-19.

Hal itu disampaikan Tjahjo dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-11 Komisi Informasi (KI) seluruh Indonesia yang digelar secara daring pada 26-28 Oktober 2020, Jakarta, Senin (26/10/2020).

Menurut Tjahjo, setidaknya ada empat ancaman yang menuntut kesiapan seluruh elemen bangsa untuk menghadapinya, yakni pertama bencana, baik bencana alam maupun non-alam yang bisa terjadi setiap saat.

Tjahjo menjelaskan, ancaman bencana mulai gunung meletus, banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, hingga pandemi Demam Berdarah Dengue (DBD) dan pandemik Covid-19.

Kedua, lanjut Tjahjo, ancaman penyalahgunaan narkoba, kemudian ketiga korupsi dan keempat ancaman radikalisme serta terorisme.

“Yang paling mencemaskan sekarang ini adalah bencana, terutama Covid-19. Makanya, dibuat skala prioritas pada 2020-2021 dalam pembangunan infrastruktur kesehatan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Tjahjo mengatakan, masyarakat juga harus mendukung segala kebijakan pemerintah untuk penanggulangan Covid-19, termasuk disiplin dalam menaati protokol kesehatan.

“Disiplin protokol kesehatan yang dimaksud, mulai memakai masker, jaga jarak, hingga menghindari kerumunan. Kebijakan pemerintah harus didukung,” katanya.

Bahkan, Tjahjo menyampaikan, pihaknya telah mengeluarkan aturan fleksibilitas kerja bagi ASN tanpa mengurangi produktivitasnya, misalnya saja melaksanakan Work from Home (WfH).

Tjahjo juga menyebutkan, sistem kerja ASN juga diatur menyesuaikan protokol kesehatan Covid-19, termasuk pembatasan bepergian ke luar daerah atau ke luar negeri.

“Daerah-daerah yang masih zona merah jangan dikunjungi,” ujarnya.

Pertemuan-pertemuan yang bersifat tatap muka, lanjut Tjahjo, dikurangi dan dihindari, hingga larangan mudik saat libur Lebaran tahun lalu yang berlaku bagi kalangan ASN.

“ASN harus tetap sehat dan produktif. Disiplin ASN harus menjadi contoh, bersama jajaran TNI-Polri, dan didukung kalangan swasta, tokoh agama, adat, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Recent Posts

Singgung Kasus Kuota Haji, LSAK Dorong KPK Gandeng Pesantren

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperluas…

4 jam yang lalu

3,7 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga Akhir Periode Arus Mudik dan Balik Idulfitri 1447H

MONITOR, Jakarta - Hingga akhir periode arus mudik dan Balik Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Jasa…

5 jam yang lalu

GKB-NU Kecam Serangan Israel terhadap Pasukan Perdamaian Indonesia

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengutuk keras serangan artileri Israel menghantam…

7 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta…

10 jam yang lalu

Jasa Marga Catat Pergerakan Kendaraan Kembali ke Jakarta Sudah Mencapai 86 Persen

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri menyampaikan…

11 jam yang lalu

Bazar Rakyat 2026 Gerakkan Ekonomi UMKM dan Bangkitkan Bangga Buatan Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipenuhi semangat kebersamaan dalam gelaran Bazar Rakyat 2026…

11 jam yang lalu