Kepala Disnaker Kota Depok, Manto.
MONITOR, Depok – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok terus mendorong masyarakat untuk berwirausaha, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk dengan pelatihan-pelatihan.
“Kami mendorong masyarakat di Kota Depok untuk berwirausaha. Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat terberdaya, sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” kata Kepala Disnaker Kota Depok, Manto, di Balai Kota, Selasa (20/10/20).
Dikatakannya, dengan berwirausaha, masyarakat secara tidak langsung akan membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Dengan demikian, diharapkan angka pengangguran di Kota Depok bisa menurun.
“Pengentasan pengangguran menjadi tugas bersama, bukan hanya pemerintah. Dengan berwirausaha, masyarakat membuka peluang atau kesempatan bekerja bagi orang lain,” tegasnya.
Menurut data yang dihimpun, lanjutnya, saat ini terdapat 1,8 juta jiwa yang merupakan angkatan kerja. Sedangkan masyarakat yang bukan angkatan kerja sebanyak 650 ribu orang. Sebagian besar dari mereka adalah ibu rumah tangga, pelajar ataupun wirausahawan yang tidak masuk data Disnaker.
“Memang sedikit sulit untuk mendata mereka yang telah berwirausaha, karena pada dasarnya mereka bukan pekerja formal. Mereka bekerja di rumah dan tidak ada jam kerja khusus. Kami berharap ke depan, semakin banyak masyarakat yang berwirausaha,” pungkasnya.
MONITOR, Karawang - Sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Kelompok…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Hari Tri…
MONITOR, Mina — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa…
MONITOR, Pesawaran, Lampung - Transformasi pertanian Indonesia tidak bisa lagi bertumpu pada cara-cara konvensional semata.…
MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…
MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…