BISNIS

Produsen Pakan Ikan diminta Segera Daftarkan Produknya ke KKP

MONITOR, Jakarta – Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto meminta produsen pakan ikan baik secara swadaya maupun skala pabrikan, segera mendaftarkan produknya ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka standardisasi serta meningkatkan kualitas produksi pakan ikan.

“Untuk melindungi usaha produsen pakan mandiri maupun pabrik agar dapat berkelanjutan, baik secara lingkungan maupun secara ekonomi, KKP secara konsisten terus melakukan standardisasi kualitas pakan melalui proses pendaftaran pakan yang beredar baik yang diproduksi maupun yang diimpor,” katanya dalam siaran pers seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Sebagai informasi sampai dengan September 2020, jumlah produk pakan ikan yang telah terdaftar di KKP sebanyak 1.506 merek. Dari jumlah pakan ikan/udang yang telah terdaftar tersebut, terdiri dari pakan yang diproduksi produsen pakan industri/importir sebanyak 1.472 merek, produsen pakan ikan mandiri 19 merek dan produsen UPT Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya 15 merek pakan.

“Dengan adanya tantangan perikanan budidaya ke depan untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan yang efisien dan berkualitas, kami harapkan agar seluruh pemangku kepentingan yang bergerak di bidang pemenuhan kebutuhan pakan dapat bekerjasama dan selalu berkoordinasi untuk kesejahteraan bersama,” tambah Slamet.

Slamet menjelaskan bahwa dari total target produksi perikanan budidaya pada tahun 2024 yang mencapai 22,65 juta ton, sebesar 41,5 persen dari jumlah tersebut merupakan komoditas ikan dan udang yang memerlukan pakan untuk pencapaiannya.

“Estimasi kebutuhan pakan dari target produksi tersebut mencapai hingga 12-13 juta ton pakan sehingga memerlukan dukungan ketersediaan pakan baik dari pabrikan maupun produksi pakan mandiri,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa sejak tahun 2015, KKP telah menginisiasi program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) yang secara aktif mendorong penggunaan bahan baku alternatif lokal dengan kualitas dan harga yang bersaing. (ANT)

Recent Posts

Menhan Didampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Yonif TP 852/ABY

MONITOR, Jakarta - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Wakil Panglima TNI…

3 jam yang lalu

Menag Lepas Parade Budaya Widyalaya di Bali, Teguhkan Pendidikan dan Ekoteologi

MONITOR, Denpasar - Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar, secara resmi membuka Parade Budaya Bhakti Pertiwi…

4 jam yang lalu

Pantau Layanan Haji 2026, Menhaj RI Bertolak ke Arab Saudi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas…

4 jam yang lalu

Libur Imlek 2026, Jasa Marga Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Padati Tol

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…

6 jam yang lalu

SEB Pembelajaran Ramadan 2026 Terbit, Ini Jadwal Belajar dan Libur Sekolah

MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Kementerian Dalam…

10 jam yang lalu

Komitmen Prabowo: Efisiensi Anggaran dan Berantas Korupsi

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran,…

13 jam yang lalu