KEUANGAN

Sri Mulyani Fokuskan APBN 2021 untuk Pemulihan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia saat ini dihadapkan pada situasi extraordinary, sehingga muncul peraturan yang juga extraordinary sebagai langkah sigap menangani isu pandemi COVID-19.

Menurutnya, APBN 2021 adalah instrumen fiskal yang dipersiapkan agar negara fokus pada penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi. Selain itu, eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menekankan reformasi struktural terus bergulir.

“Berbagai kebijakan dan peraturan akan disederhanakan agar dapat memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk berusaha secara mudah,” ujar Sri Mulyani, dalam keterangannya.
⁣⁣
“Saya berharap seluruh masyarakat profesi dapat menjadi salah satu pilar untuk memberikan optimisme,” tuturnya lagi.

Dengan semangat perjuangan dan optimisme, Sri Mulyani meyakini Indonesia akan mampu keluar sebagai negara yang tidak hanya lulus dari cobaan, tetapi juga menjadi lebih baik.

Recent Posts

Mendag: Pemerintah Jamin Harga dan Stok Bapok Hingga Lebaran

MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) tersedia dan…

56 menit yang lalu

Ada 8 Masjid Posko Mudik di Majalengka dengan Layanan 24 Jam

MONITOR, Majalengka - Kementerian Agama menyiapkan delapan masjid sebagai posko mudik yang dapat diakses selama…

3 jam yang lalu

DPR Minta Polri Ungkap Aktor Intelektual Kasus Penyiraman Air Keras

MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI menggelar rapat khusus menanggapi kasus penyiraman air keras…

8 jam yang lalu

Takjil Pesantren di Depok, Kemenag dan Pemkot Perkuat Pembinaan Santri

MONITOR, Depok - Kementerian Agama menggelar kegiatan Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di…

11 jam yang lalu

Pantau Hilal Syawal 1447 H, Kemenag Sebar Tim di 117 Titik Indonesia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…

12 jam yang lalu

Harga Daging Sapi Melejit, DPR Desak Operasi Pasar Murah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…

14 jam yang lalu