Hadapi Pilkada 2020, Bawaslu Sumbar Rekrut 12 Ribu Pengawas TPS

“Jumlah ini sesuai dengan TPS di data DPS yang dikeluarkan oleh KPU Sumbar”

Ilustrasi : Badan Pengawas Pemilu

MONITOR, Padang – Bawaslu Sumatera Barat (Sumbar) tengah melakukan perekrutan 12.532 Pengawas Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang akan bertugas pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen, mengungkapkan bahwa jumlah pengawas tersebut bisa saja bertambah apabila jumlah TPS di Pilkada Sumbar 2020 juga bertambah.

“Jumlah ini sesuai dengan TPS di data Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dikeluarkan oleh KPU Sumbar,” ungkapnya kepada wartawan, Padang, Sumbar, Senin (12/10/2020).

Selain itu, menurut Surya, Jumlah tersebut juga bisa saja berkurang karena adanya pembatasan jumlah orang di setiap TPS. Dari sebelumnya 800 orang menjadi 500 orang pemilih per TPS sesuai PKPU pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19.

“Kita sesuaikan dengan jumlah TPS dan akan ada satu pengawas di setiap TPS yang ada di Sumatera Barat,” ujarnya.

Surya menjelaskan, perekrutan pengawas itu dimulai dari 3 Oktober hingga 15 Oktober 2020 dan sejumlah persyaratan harus dipenuhi para calon pengawas yang diatur dalam aturan Bawaslu.

Di antaranya berumur minimal 25 tahun, minimal lulusan SLTA, tidak pernah tersangkut kurungan pidana lima tahun atau lebih, tidak terikat perkawinan dengan penyelenggara pemilu, berasal dari desa setempat dan lainnya.

“Jika terpilih nanti mereka harus mau mengikuti rapid test,” katanya.

Surya mengungkapkan bahwa perekrutan itu dilakukan oleh Bawaslu kota dan kabupaten yang ada di Sumbar.

“Mereka akan diberikan pelatihan untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pilkada,” ungkapnya.

Sekadar informasi, pilkada di Sumbar selain di tingkat Provinsi atau pemilihan gubernur juga akan digelar di 13 kabupaten/kota yaitu, Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, Kota Bukittinggi dan Kota Solok.