Tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Indonesia Ulil Abshar Abdalla (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Pidato klarifikasi Presiden Joko Widodo yang menuding para pendemo dan penolak UU Omnibus Law Cipta Kerja termakan informasi hoaks, serta disinformasi membuat tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla geram.
Tokoh Nahdlatul Ulama ini menyesalkan pidato orang nomor wahid di Indonesia ini, yang seolah-olah menyatakan rakyatnya yang protes tidak paham isi dari UU tersebut.
“Saya menyesalkan pidato Pak Jokowi kemaren, menanggapi protes-protes atas pengesahan UU Cipta Kerja. Intinya, Pak Jokowi menegaskan bahwa ada disinformasi dan salah paham atas UU ini,” kata Ulil Abshar dalam kritiknya, Sabtu (10/10).
Ulil menegaskan, pidato yang disampaikan Jokowi tidak tepat. Apalagi sampai menganggap para penolak UU Cipta Kerja tidak paham substansinya.
“Ini pidato yang kurang tepat, untuk tidak mengatakan buruk. Seolah-olah yang protes ndak ngeri isi UU ini,” kata Ulil.
“Pidato ini mengirim pesan, seolah-olah ndak ada kritik yang serius atas UU Cipta Kerja ini. Pak Jokowi tidak memperhtungkan kritik-kritik yang serius dari lembaga-lembaga yang kredibel,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…
MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…
MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…
MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…