Ilustrasi
MONITOR, Jakarta – Isu menguatnya kembali gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) selalu mencuat setiap tahun, terlebih dalam suasana momentum Pilkada disertai pandemi Covid-19.
Direktur Eks Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra), Fadhli Harahab, mengatakan apabila ada Calon Kepala Daerah yang masih menggunakan isu kebangkitan PKI, artinya Cakada tersebut tidak punya visi inovatif bagaimana membangun daerahnya kedepan.
“Calon Kepala daerah harus punya visi dan misi bagaimana bencana ini cepat berlalu, sehingga sendi-sendi masyarakat dapat berputar di era new normal,” ujarnya mengingatkan, Rabu (30/9).
Ia menilai isu PKI yang kerap muncul setiap tahun hanya menjadi komoditas politik jualan momentum justru sudah basi. Apalagi jika tujuannya untuk menyudutkan.
“Syukur, masyarakat semakin cerdas sehingga isu ini tidak laku lagi,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan tantangan bangsa ini kedepan bukan lagi PKI, akan tetapi Covid-19. Menurutnya, Covid seperti hantu yang menyeramkan bahkan lebih mengerikan dari PKI, mampu menghantam siapa saja dan merusak apa saja.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…
MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…
MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…
MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…