BERITA

Pengamat: Jakarta Harus Terdepan dalam Keterbukaan Informasi Publik

MONITOR, Jakarta – Hari Hak Untuk Tahu Sedunia (The International Right To Know Day) yang jatuh hari ini, 28 September, harus dijadikan ajang kebebasan dalam mengakses informasi. Hal demikian diungkapkan Ketua Solidaritas Aksi Perubahan Untuk Jakarta (Sapu Jakarta), Harry Ara Hutabarat.

Menurut Ara, seluruh masyarakat dunia saat ini memperingati Hari Hak Untuk Tahu Sedunia. Tema peringatan tahun ini “Tantangan Strategi keterbukaan informasi dengan adaptasi kebiasaan baru”.

“Gagasan dari perayaan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka memiliki hak dan kebebasan dalam mengakses informasi publik. Indonesia pun, sejalan dengan asas demokrasinya, turut mendukung hak publik,” ujarnya.

Ara yang belum lama terpilih mejandi Komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP) ini pun mengatakan, Jakarta sebagai Ibukota, senantiasa diharapkan selalu terdepan dalam hal Keterbukaan Informasi Publik.

Dijelaskannya, dalam konteks keterbukaan informasi publik bukan hanya milik sebuah lembaga melainkan ada masyarakat luas untuk menggunakan hak konstitusionalnya dalam mengakses atau memohon informasi yang dibutuhkan.

“Kepada Masyarakat Ibukota, khsusus untuk Badan Publik jadikanlah Keterbukaan Informasi Publik sebagai cara memajukan Badan Publiknya. Berikan akses seluasnya kepada masyarakat dan untuk informasi yang dikecualikan jagalah ketat informasi itu sesuai dengan hasil uji konsekuesi,” terangnya.

Tak hanya itu, Ara pun mengajak, setiap orang di jakarta gunakanlah hak memohon informasi kepada Badan Publik negara (Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif) serta Badan Publik Non Negara (BUMD, LSM, ORGANISASI, Badan Hukum, dll) kualifiaksi sesuai ketentuan perundangan.

‘Selamat memperingati Hari Hak Untuk Tau Sedunia. Ingat bukan sekedar peringatan untuk tau, tapi mari terus berjuang untuk mendapatkan Hak Untuk Tahu. Selamat mencerdaskan dan mensejahterakan Masyarakat informasi Di Ibukota. Jakarta kita milik Publik Jakarta,” pungkasnya

Recent Posts

BM PAN Konsolidasikan Pengurus 2026–2031, Slamet Ariyadi Serukan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…

42 menit yang lalu

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

3 jam yang lalu

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Industri Perikanan Modern China, Dorong Penguatan Ekonomi Biru Indonesia

MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

5 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan Risiko Microbanking

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kompetensi sumber daya manusia…

8 jam yang lalu

Belajar dari Nursyahwa, Hafizhah 30 Juz Disabilitas Netra Peserta MTQ Nasional, Dekat dengan Al-Qur’an Sejak Usia 7 Tahun

MONITOR - Bagi Nursyahwa Syakila, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan. Sejak usia 7 tahun, ayat-ayat Al-Qur’an…

15 jam yang lalu