Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Prof. Azyumardi Azra,/ dok: Republika
MONITOR, Jakarta – Pilkada di masa pandemi semakin memperihatinkan. Kendati demikian, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk tetap melanjutkan penyelenggaraan Pilkada di bulan Desember 2020 nanti.
Menanggapi keputusan Kepala Negara ini, Cendekiawan Muslim Azyumardi Azra menegaskan penyelenggaraan pilkada ditengah pandemi akan membahayakan kesehatan pemilih. Selain itu, menurutnya hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan kasus Covid-19.
Guru Besar UIN Jakarta ini lantas mengungkapkan dirinya akan golput di pilkada 2020 nanti. Hal ini, dikatakan dia, sebagai bentuk solidaritas akan kemanusiaan terhadap korban yang meninggal akibat pandemi.
“Saya golput Pilkada 9 Des 2020 sebagai ungkapan solidaritas kemanusiaan bagi mereka yang wafat disebabkan wabah korona atau terinfeksi Covid-19,” kata Azyumardi Azra dengan tegas, Jumat (25/9).
Ia kembali menuturkan, jika pilkada masih berlangsung akan sangat membahayakan kesehatan pemilih di tengah kerumunan massa, dan bisa meningkatkan jumlah warga terinfeksi dan meninggal dunia.
“Apalagi saya dan banyak senior citizen/manula lain punya morbiditas tertentu yang rawan dan rentan,” imbuhnya.
MONITOR, Washington D.C – Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, secara resmi menginstruksikan Angkatan Laut…
MONITOR, Cikarang – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat struktur industri otomotif nasional sebagai bagian dari strategi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah, menegaskan pentingnya…
MONITOR, Jakarta — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jakarta dan…
MONITOR, Ternate - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly…
MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui unit…