INTERNASIONAL

Dikritik Erdogan, Perwakilan Israel Tinggalkan SMU PBB

MONITOR, New York – Wakil Tetap Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Gilad Erdan, yang berpartisipasi dalam pertemuan tatap muka Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-75 berjalan ke luar dari aula selama pidato Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang berisi kritik keras terhadap Israel.

Dubes Erdan pergi saat Erdogan mengecam kebijakan penindasan, kekerasan dan intimidasi Israel terhadap Palestina dalam pidato yang telah direkam sebelumnya.

“Tangan kotor itu yang menjangkau privasi Yerusalem, di mana tempat-tempat suci tiga agama besar hidup berdampingan, terus meningkatkan kekurangajarannya. Rakyat Palestina telah menentang kebijakan penindasan, kekerasan dan intimidasi Israel selama lebih dari setengah abad,” ungkap Erdogan di dalam SMU PBB, New York, Amerika Serikat (AS), Selasa (22/9/2020) waktu setempat.

Erdogan menyampaikan penolakannya atas dokumen penyerahan yang coba diberlakukan di Palestina dengan nama ‘Kesepakatan Abad Ini’. Menurut Erdogan, Israel kali ini mempercepat upayanya untuk memiliki jalur dalam dengan bantuan kolaboratornya, yakni mengacu pada rencana jalur belakang AS untuk mencapai penyelesaian damai antara Palestina dan Israel yang bertujuan untuk mendirikan negara Palestina di Gaza saja.

Erdogan menegaskan bahwa Turki tidak akan mendukung rencana apapun yang tidak disetujui oleh rakyat Palestina.

“Partisipasi beberapa negara di kawasan dalam permainan ini tidak berarti apa-apa selain melayani upaya Israel untuk mengikis parameter dasar internasional. Negara-negara itu telah menyatakan niat mereka untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem, yang melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional, hanya membuat konflik semakin rumit dengan tindakan mereka,” ujar Erdogan.

Erdogan menekankan bahwa konflik hanya dapat diselesaikan dengan pembentukan negara Palestina yang merdeka, berdaulat dan bersebelahan berdasarkan perbatasan di 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

“Mencari solusi selain ini adalah sia-sia, sepihak dan tidak adil,” katanya.

Sumber: Anadolu

Recent Posts

Monitoring Kebun Jagung Kemitraan GNTI, Persiapan Panen Raya 1.500 Hektare

MONITOR, Pesawaran - Tim program kemitraan Gerakan Nasional Tani Indonesia (GNTI) melaksanakan kegiatan monitoring kebun…

3 menit yang lalu

69 Ribu Santri Ikuti UAN PKPPS 2025/2026, Kemenag Tekankan Integritas dan Transformasi Digital

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN)…

59 menit yang lalu

Maxim Perluas Program Penghargaan Pengemudi, Dorong Kualitas Layanan Transportasi Online

MONITOR, Jakarta — Platform transportasi online Maxim terus memperkuat program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik…

1 jam yang lalu

Kemenperin Akselerasi Industri Barang Gunaan Penuhi Sertifikasi Halal 2026

MONITOR, Jakarta - Menjelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal untuk produk obat-obatan, kosmetik, dan barang gunaan…

2 jam yang lalu

Distribusi LPG 3 Kg Dipastikan Aman, Pertamina dan Dirjen Migas Sidak SPBE Jakarta-Bekasi

MONITOR, Jakarta – Pemerintah bersama Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi LPG berjalan optimal dan tepat sasaran…

16 jam yang lalu

516 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Libur Paskah 2026

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 516.654 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada…

17 jam yang lalu