SUMATERA

Empat Penyelenggara Pemilu Agam Positif Covid-19

MONITOR, Agam – Dua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam beserta tiga orang staf dan dua Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bawaslu Kabupaten Agam beserta dua orang staf terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua KPU Agam, Riko Antoni, mengaku bahwa ia dan satu komisionernya dengan inisial AH yang positif Covid-19, sedangkan tiga orang stafnya berinisial V, W dan B.

“Ini berdasarkan data yang saya terima dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Agam, Senin (15/9/2020) pagi. Kami tidak mengetahui di mana terinfeksi Covid-19,” ungkapnya di Lubukbasung, Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (16/9/2020).

Saat ini, menurut Riko, ia dan koleganya beserta para staf yang positif itu sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Riko mengatakan, ia dan koleganya itu tidak akan masuk kantor dulu sampai sembuh. Meskipun demikian, tahapan pilkada tetap berjalan sesuai dengan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non-Alam Covid-19.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan KPU Sumbar terkait kondisi ini dan Pelaksana Harian Ketua KPU Agam dijabat oleh Zainal Abadi,” katanya.

Dengan adanya kasus positif itu, Riko menambahkan, seluruh komisioner dan staf KPU Agam melakukan uji usap atau test swasb di Puskesmas Lubukbasung.

Sebelumnya, 35 komisioner dan staf KPU Agam melakukan uji usap atau test swab di Puskesmas Lubukbasung, Senin (7/9/2020). Tes usap ini dilakukan setelah dua calon bupati terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mendaftar ke KPU Agam.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Agam Elvys, menyampaikan bahwa terdapat empat orang jajarannya yang terkonfirmasi positif Covid-19, yakni dua Anggota Bawaslu dengan inisial EF dan I serta dua orang staf dengan inisial ID dan N.

“Hasil usap komisioner dan staf Bawaslu Agam keluar pada Rabu (16/9/2020) pagi,” ujarnya.

Elvys mengungkapkan bahwa saat ini kantornya sudah ditutup untuk sementara waktu setelah adanya anggota dan staf yang terkonfirmasi positif tersebut.

Seluruh ruangan Kantor Bawaslu Agam telah disemprot dengan cairan disinfektan. Rencananya, penyemprotan cairan disinfektan itu akan kembali dilakukan dalam beberapa waktu ke depan supaya bisa kembali bekerja secepatnya.

“Kalau sudah bersih, kantor akan kita buka pada Kamis (17/9/2020) dan sebagian staf masih libur sembari menunggu hasil usap,” ungkap Elvys.

Recent Posts

Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Tutup Usia

MONITOR, Jakarta - Bangsa Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mantan Wakil Presiden Republik…

13 menit yang lalu

Situasi Memanas, DPR Imbau Masyarakat Tunda Umrah di Bulan Ramadan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, meminta Pemerintah melalui Kementerian…

2 jam yang lalu

Gandeng IAEI, Menag Targetkan Pembentukan LPDU Tuntas di Ramadan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar, mengajak para pakar dan praktisi ekonomi syariah untuk…

4 jam yang lalu

Silaturahmi KAHMI-ICMI, Prof Rokhmin Serukan Persatuan Umat Islam di Tengah Geopolitik Global

MONITOR, Bogor - Tokoh nasional dan Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University, Prof.…

6 jam yang lalu

Kemenag Instruksikan Salat Gerhana Bulan Total pada 13 Ramadan 1447 H

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengajak umat Islam melaksanakan Salat Gerhana bulan (khusuf al-qamar) saat…

6 jam yang lalu

DPR Desak KBRI Amankan Ribuan Jemaah Umrah Terdampak Konflik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mendesak pemerintah melalui Kedutaan…

12 jam yang lalu