POLITIK

Para Orang Tua Diingatkan Soal Ancaman Narkoba pada Anak

MONITOR, Jakarta – Para pengguna narkoba di kalangan anak-anak saat ini sudah marak. Tidak sedikit para orang tua yang kecolongan mengetahui putra dan putrinya menjadi korban candu narkoba.

Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai kota satelit yang bersebelahan dengan Ibu Kota DKI Jakarta tentu memiliki persoalan yang sama dalam hal ancaman bahaya narkoba tersebut. 

Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati, pun menyoroti hal itu dengan serius, terlebih lagi setelah tahu banyak sekali kasus pengguna narkoba itu justru dari kalangan anak-anak muda usia produktif. 

“Peredaran narkoba ini sudah masuk ke kalangan anak-anak sekolah, ini harus jadi perhatian kita semua. Kasihan orang tua yang kecolongan anaknya menjadi pengguna,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima MONITOR, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Berdasarkan data dari Polres Tangsel, di 2019 lalu, mayoritas pengguna narkoba itu adalah mereka yang berusia produktif. Dengan rata-rata usia antara 18 sampai 25 tahun. Sedangkan untuk pekerjaannya beragam. Dari temuan, ada yang masih menjadi pelajar atau mahasiswa, pegawai swasta, sampai yang tidak memiliki pekerjaan. 

Tidak mengherankan jika kasus narkoba di Tangsel terus meningkat dari tahun ke tahun. Sepanjang 2019, kasus penyalahgunaan narkoba di Tangsel meningkat hingga 389 kasus, yang di tahun sebelumnya hanya ada 317 kasus. Dari sekian banyak kasus tersebut, jenis sabu dan ganja masih menjadi favorit pengguna. 

Kasus tertangkapnya Reza Artamevia di Jatinegara, Jakarta Timur, pun membuka temuan lain ditemukannya bukti narkoba di kediaman Reza di bilangan Cirendeu, Tangerang Selatan.

“Sangat kasihan para orang tua yang anaknya terkena kasus candu narkoba, apa pun jenisnya. Mayoritas kehidupan rumah tangga jadi carut-marut, ekonomi jadi berantakan, karena fokus mereka sebagai orang tua terpaksa harus mengurusi sang anak yang menjadi korban,” ujar Saraswati.

Saraswati menegaskan bahwa kasus narkoba harus menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah kota.

“Kami sudah siapkan program kerja dalam mengawasi dan mengantisipasi kasus narkoba di Tangsel. Bersama Babeh Haji Muhamad, kita ajak pihak-pihak yang siap perang total melawan narkoba,” katanya.

Recent Posts

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

5 jam yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

8 jam yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

2 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

2 hari yang lalu