Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah
MONITOR, Jakarta – Politikus gaek Fahri Hamzah menyatakan gagasan komunisme mulai hilang di dunia. Bukan karena diperangi, akan tetapi karena paham tersebut tidak benar.
Fahri menjelaskan, di Amerika dan semua negara demokrasi misalnya, ide komunis ada tetapi tidak bisa menang karena idenya kalah dalam pertandingan.
“Idenya salah!” kata Fahri Hamzah, Selasa (8/9) malam.
Dalam panggung sejarah banga Indonesia, bekas politikus PK ini mengatakan seandainya partai komunis di Indonesia tidak melakukan pengkhianatan, tentu PKI di Indonesia tidak akan dilarang.
“Komunis akan mati dengan sendirinya bahkan di negara yang partai komunis masih menjadi nama para penguasanya. Kominisme tinggal bungkus belaka,” terang Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini.
Ia pun berkesimpulan, konstitusi UUD 1945 adalah jalan pikiran bangsa Indonesia. Menurutnya, Negara mengambil untung dari perbedaan pendapat, bahkan negara memfasilitasi perbedaan pendapat dengan melindungi kebebasan berkumpul dan berserikat.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…
MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…
MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…
MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…