Ketua DPP PSI Tsamara Amany Alatas
MONITOR, Jakarta – Politisi PSI Tsamara Amani Alatas meradang ketika mengetahui keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati, diduga dilecehkan. Kritikan Tsamara tertuju pada unggahan kolom komentar yang dituliskan eks Sekretaris BUMN Said Didu di laman Twitter.
Tsamara menilai, postingan tersebut tidak menunjukkan sikap menghargai seorang perempuan. Alih-alih menyayangi, tulisan tersebut justru tampak melecehkan.
“Tanpa malu melecehkan perempuan seperti ini. Lalu merasa suci, merasa bisa “menyelamatkan” bangsa ini. Jangankan menyelamatkan bangsa, menghargai perempuan saja tidak bisa,” kritik Tsamara dalam laman Twitter, Sabtu (5/9).
“Alih-alih menilai/mengkritik Rahayu Saraswati dari track record dan kinerja, malah sibuk cari cara melecehkan,” tambahnya.
Perempuan yang kini menempuh studi di New York ini menyebut, unggahan ini menunjukkan salah satu contoh riil bahwa otak pelaku pelecehan yang bermasalah, bukan korban pelecehannya.
“Mbak Sara sedang nyalon jadi pejabat publik, yang dibahas malah ketubuhannya? Apa coba yang bermasalah kalau bukan otak pelaku?” tandas Tsamara.
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…
MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…
MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…
MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…
Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…
MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…