PERTANIAN

Pasar Mitra Tani Sumbar Topang Stabilisasi Harga Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

MONITOR, Padang – Ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di tengah situasi pandemi saat ini menjadi perhatian penuh pemerintah agar ketahanan pangan tetap terjaga. Harga pangan yang berfluktuasi akan mempengaruhi kesejahteraan petani selaku produsen pangan maupun masyarakat luas selaku konsumen akhir.

Salah satu upaya stabilitas pasokan dan harga pangan melalui Pasar Mitra Tani (PMT). Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menegaskan kehadiran PMT di seluruh provinsi bertujuan untuk menjaga pasokan pangan agar kondisi stabil dan masyarakat mendapat bahan pangan yang terjangkau.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi yang menekankan pentingnya ketersediaan pangan yang cukup. Pasokan tiap titik konsumen harus cukup, harga pun bisa dikendalikan.

“Hadirnya PMT ini bertujuan agar pasokan ke masyarakat terjamin, harganya pun tidak bergejolak,” ujar Agung.

Upaya PMT untuk menopang stabilitas pangan nampak di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). PMT Sumbar yang diresmikan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada bulan Juli 2020 lalu ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah ini.

“Melalui PMT Sumbar, Pemerintah dapat melakukan intervensi harga melalui operasi pasar serta melakukan pembelian langsung kepada para petani ketika harga turun. Dengan cara ini, Pemerintah mendukung ekonomi petani, membuka akses pangan yang lebih luas,” ujar Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Efendi, ketika dihubungi Kamis (3/9).

PMT yang berlokasi di Jl. Bypass KM 15 Aie Pacah, Kota Padang ini dilengkapi fasilitas modern dengan konsep swalayan, gedung permanen yang ditata dengan apik, cold storage kapasitas 10 ton untuk daging dan 8 ton untuk sayuran, 6 mobil box keliling, serta gudang penyimpanan.

Para konsumen dapat membeli bahan pangan di PMT maupun melalui mobil box keliling yang beroperasi di seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. PMT juga secara rutin mengadakan kegiatan Operasi Pasar dan Gelar Pangan Murah dengan memberikan subsidi pada komoditas pangan.

Selain itu, guna menopang stabilitas pangan pada masa pandemi Covid-19 ini, PMT telah melakukan pemberian subsidi pangan dalam 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada masa tanggap darurat Covid-19 dengan pola subsidi 50% untuk beras, minyak goreng, gula pasir dan telur serta subsidi 25% untuk daging beku. Tahap kedua dilaksanakan pada masa pasca tanggap darurat dengan pola non subsidi.

“Harga pangan yang dijual disini lebih murah dan disubsidi. Kami langsung beli dari petani, sehingga rantai distribusi jadi lebih pendek dan petani terbantu” kata Efendi.

Dukungan terhadap pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 juga dilakukan oleh PMT dengan memberikan layanan pemesanan online melalui Whatsapp dan GoShop.

“PMT melayani pemesanan online tanpa biaya antar, jadi masyarakat tidak perlu lagi keluar rumah untuk membeli bahan pangan yang dibutuhkan,” pungkas Efendi.

Recent Posts

Ekonomi Kreatif Jadi Andalan Tangsel 2027, Pilar Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Tertib Perizinan

MONITOR, Ciputat – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai motor…

3 jam yang lalu

Hari Nelayan Nasional 2026, HKTI Lumajang dorong 3 Agenda Strategis untuk Nelayan Pesisir Selatan

MONITOR, Lumajang - Memperingati Hari Nelayan Nasional 2026, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…

4 jam yang lalu

Pengumuman SPAN-PTKIN 2026 Hari Ini Pukul 15.00 WIB, 143.948 Siswa Berebut Kursi PTKIN

MONITOR, Jakarta – Sebanyak 143.948 siswa dari seluruh Indonesia menanti pengumuman hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional…

8 jam yang lalu

Jasa Marga Perbaiki Tol Cipularang dan Padaleunyi hingga 11 April 2026, Pengguna Diimbau Atur Waktu Perjalanan

MONITOR, Bandung — Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melanjutkan program pemeliharaan jalan di ruas Tol…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Produk Lokal Tembus Pasar China

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah…

10 jam yang lalu

Kemenperin Optimalkan Transformasi Digital dan Pemasaran Online Sektor IKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong pelaku industri nasional, khususnya industri kecil dan menengah (IKM),…

10 jam yang lalu