Jasad seorang pria ditemukan di sebuah Kontrakan
MONITOR, Depok – Seorang pria berinisial MO (54 tahun) ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Jalan Kramat Burung, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, Jumat (28/08) siang.
Kanit Reskrim Polsek Metro Pancoran Mas Depok Iptu Hendra Kurniawan membenarkan temuan mayat tersebut. Menurutnya, korban pertama kali diketahui oleh tetangganya lantaran mencium bau busuk disekitar rumah.
“Sekira pukul 07.00, warga mencium bau busuk di rumah korban, kemudian melaporkan ke Ketua RT setempat,” kata Hendra saat dikonfirmasi MONITOR, Jumat (28/08/2020).
Kemudian, jelas Hendra, secara bersama-sama warga mengecek ke rumah korban, untuk memastikan bau tersebut. Disana korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi tengkurap dan membusuk.
Karena itu, lanjut Hendra, warga pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian, yang selanjutnya mengerahkan tim untuk mengetahui kondisi mayat tersebut.
Lebih lanjut Hendra mengatakan, berdasarkan informasi saksi, korban sudah tidak terlihat melakukan aktivitas sejak empat hari terakhir.
“Sekitar 4 hari yang lalu korban sempat mengeluh sakit dan berencana akan berobat. Setelah itu tidak pernah terlihat lagi melakukan aktifitas.”
“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Diduga korban sudah meninggal empat hari lalu karena sakit. Saat ini jasad korban sudah serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…
MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…