Ilustrasi negatif Corona (monitor.co.id)
MONITOR, Depok – Jumlah warga Kota Depok yang berstatus konfirmasi (positif) aktif virus Corona atau Covid-19 angkanya mulai mengalami penurunan.
Hal tersebut disebabkan lantaran kasus kesembuhan terjadi lebih banyak dibandingkan penambahan kasus baru.
Berdasarkan data di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok per Selasa (25/08/2020) terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 46 orang, sehingga totalnya menjadi 1309 orang.
“Jumlah pasien sembuh hari ini bertambah 46 orang, sehingga totalnya menjadi 1309 orang,” tulis data GTPPC Kota Depok, Selasa (25/08/2020).
Namun demikian, untuk jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Depok, juga mengalami penambahan sebanyak 28 kasus, sehingga totalnya menjadi 1973 kasus.
Sedangkan, untuk kasus kematian akibat Covid-19 juga terdapat penambahan sebanyak 1 kasus, sehingga totalnya menjadi 62 kasus.
.
Dengan demikian, jumlah kasus konfirmasi aktif di Kota Depok hingga 25 Agustus 2020, adalah sebanyak 597 orang, atau berkurang sebanyak 20 kasus.
Kemudian, hingga tanggal yang sama, warga Depok yang berstatus kontak erat aktif mengalami peningkatan sebanyak 58 kasus, sehingga totalnya menjadi 535 kasus.
Sedangkan, untuk kategori kasus suspek aktif di Kota Depok per hari ini berjumlah 409 orang, atau terdapat peningkatan 1 kasus dari sehari sebelumnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperkuat ekosistem industri nasional, Kementerian Perindustrian terus mendorong lahirnya wirausaha…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri nasional yang…
MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui…
MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…